
---
Sudah setahun sejak aku kembali ke dunia nyata. Aku sudah kelas 12 SMA. Jujur saja, aku bahkan tidak tahu bagaimana setahun itu berlalu.
Ada banyak perbedaan sebelum dan sesudah saya memasuki buku itu.
Saya memiliki teman-teman di sekitar saya.
Sahabatku tersayang.
Anak itu adalah murid pindahan. Saat aku diintimidasi oleh anak-anak di kelasku, saat aku merasa kesepian, saat aku ingin menangis, saat aku butuh penghiburan, teman itu selalu ada untukku.
Nama teman itu adalah Lee Seok-min.

"Apakah kamu sedang memikirkan hal lain lagi?"
"Kelas akan segera dimulai."
"Ah,... sudah?"
" ... Jadi begitu.. "
"Kembali ke tempat duduk kalian. Sudah selesai."
***
"Lee Seok-min, Lee Seok-min."
"Hah? Kenapa?"
"Apakah sebaiknya saya tinggal di rumah kos?"
"Aku kenal seseorang yang mengelola rumah kos. Haruskah aku mengenalkannya padamu? Aku juga tinggal di sana sekarang."
***
Tempat yang Lee Seok-min ajak aku kunjungi begitu sekolah usai adalah sebuah rumah kos yang dikelola oleh seorang kakak laki-laki yang dikenalnya. Dari luar, tempat itu tampak cukup luas, dengan banyak jendela.

"Hyung hyung hyung Seungcheol hyung!!"
Saat aku menekan bel pintu, Lee Seok-min tidak keluar cukup lama, jadi dia membuka kunci pintu dan mulai memasukkan kata sandi. Jika ini akan terjadi, mengapa aku menekan bel pintu? Aku masuk ke dalam rumah, duduk di sofa, dan menunggu, lalu seorang pria dengan rambut acak-acakan mengenakan hoodie dan celana training keluar.

"Kenapa, Lee Seok-min..."
"Apakah kamu teman Seokmin?"
Bagian dalam rumah itu rapi dan luas, seperti yang diharapkan. Rumah itu bertingkat dua dan memiliki cukup banyak kamar.
"Mengapa teman Seokmin datang ke sini?"
"Seol-ah, aku akan menandatangani kontrak untuk sebuah rumah kos!"
"Apa? Orang ini seorang wanita."
"Di rumah kos kita hanya ada laki-laki, Seokmin."
"Aku akan menjagamu dengan baik."
"Dan aku punya tiga tiket permintaan. Aku akan menggunakan semuanya!"
"Mengapa kamu melakukan itu?"
"Aku bisa mencari tahu di tempat lain."
"Tidak. Bukankah tadi kamu bilang Seol-ah?"
"Kapan kamu bisa masuk ke sini?"
***
Kami segera menandatangani kontrak dan memutuskan untuk pindah secepat mungkin.
Dua hari setelah menandatangani kontrak, saya memindahkan semua barang-barang saya ke rumah kos ini. Kamar saya berada di ujung lantai dua. Kamar tepat di sebelahnya adalah kamar Lee Seok-min.

"Tolong jaga aku di masa depan, Seol-ah."
"Nama saya Choi Seung-cheol. Saya berusia 21 tahun. Silakan panggil saya oppa."
"Oh, dan ada lebih banyak anak yang tinggal di rumah kos?"
"Hmm... Kita semua akan berkumpul sekitar jam 8. Aku mau berkemas."
"Seokmin, tolong bantu aku."
"Itu sudah jelas!"
"Seol-ah, ayo kita naik!!"
***
Berkat bantuan Lee Seok-min dalam membongkar barang, aku bisa menyelesaikannya dengan cepat. Sekitar pukul 8, aku duduk di sofa ruang tamu bersama Choi Seung-cheol dan Lee Seok-min, menunggu penghuni kos lainnya.
Ya, saya kembali untuk musim ke-2!
Terima kasih semuanya sudah menunggu musim kedua I Am a Villainess ใ
ใ
๐ข๐ข
Kamu sudah menunggu lama...
Saya ingin terus menunjukkannya kepada Anda, tetapi saya tidak bisa menulis artikel itu sesuai keinginan saya.
Ah,Dan aku seorang penjahat wanita, judulnya berbentuk dialog. Jadi ini juga berbentuk dialog...
Benar sekali... Selera penamaan saya memang buruk sekali ใ
ใ
Judul ini sulit sekali kupikirkan ใ
ใ
Silakan tonton dan nikmati ๐ญ๐ญ๐๐
