Bocah Musim Panas, Kisah Putri Duyung. [BL/Chanbaek]

28.

"Baekhyun Byun!"

Meskipun Chanyeol berteriak sekuat tenaga, suaranya tidak sampai ke Baekhyun yang berada di dalam air.

"Baekhyun, kumohon..!"

Sesuatu mengalir ke bawah, aku tidak tahu apakah itu air mata atau hujan.

Baekhyun masih belum bisa menjawab.

Aku berusaha keras untuk mengabaikannya dan tidak melihat ke laut.

Pada akhirnya, Chanyeol melompat ke laut.

Laut itu bergelombang dengan warna yang belum pernah saya lihat sebelumnya.

Begitu Chanyeol mencelupkan kakinya ke dalam air, ombaknya menjadi semakin ganas.

Seolah mencoba mendorong Chanyeol menjauh.

Namun Chanyeol tidak menyerah.

Chanyeol, yang masuk ke laut, membuka matanya lebar-lebar bahkan saat melihat air laut yang asin.

Ombak sempat mereda sesaat berkat momentum Chanyeol yang tak terbendung.

Dingin dan dalam.

Itulah mengapa Chanyeol memanjat tebing tinggi dan melihat ombak hitam menerjang ke bawah.

Laut itu begitu mempesona sehingga seolah-olah bisa memikat orang.

Chanyeol berusaha sekuat tenaga untuk tidak terseret oleh pusaran air.

Dan akhirnya, seolah-olah itu adalah dimensi yang sama sekali berbeda.

Kami tiba di tempat yang seperti pusat badai topan.

Baekhyun berbaring di tempat yang tidak ada gelombang atau suara.
photo



- Anak Laki-Laki Musim Panas, Kisah Putri Duyung.