

Apakah saya murid yang merepotkan bagi Anda, Pak Guru...?
***
"Fiuh... PR sudah selesai!"
Setelah nongkrong bareng teman dan mengerjakan PR di perpustakaan, sudah lewat jam 10 malam ketika saya keluar. Saat berjalan menyusuri gang gelap untuk cepat pulang, saya merasa ada yang mengikuti saya, jadi saya mengirim pesan singkat ke guru saya.



"Kamu secantik yang kudengar.Juyeon-ah
"D... Siapakah kau..."
Aku? Aku... orang yang mencintaimu... hehe
"...Kau bilang kau mencintaiku? Tapi aku sudah mencintai seseorang."
"Kemudian
Bunuh saja dia, haha.
".. Tidak.. Guru.. Cepatlah......"
Saat aku hampir kehilangan kesadaran, seseorang memasuki gudang tempatku berada. Terdengar suara keras, seolah-olah pintu ditendang hingga tertutup.
"Yeo Ju-yeon!!"
"..Guru...."
Aku diikat dengan tali, sehingga aliran darahku terhenti. Wajahku pucat, dan aku tak berdaya. Guru dengan cepat melepaskan ikatan tali, dan aku memeluk guru itu, berpura-pura pingsan.
"...Aku akan membiarkannya saja untuk satu hari ini"
"Karena pasti menakutkan"
"Peluk aku hari ini, karena aku juga kedinginan."
Kemudian, terdengar tawa jahat. Dan itu adalah tawa yang tidak menyenangkan.
"Haha, kamu benar-benar sedang syuting drama."
".. Guru.."
Pergilah kali ini, jaga baik-baik pacarmu ya hehe
"Apa? Tunggu? Dia wanitaku..."
bang-
Dasar brengsek.
".. Hehehehe"
"Hei, jangan sentuh pinggangku;;"
"Guru, apakah Anda tidak menyukai saya?"
"Eh, tentu saja"
"Tidak apa-apa. Selama aku bahagia, itu saja yang penting, haha."
"..;; Kapan kamu akan jatuh?"
Besok.. hehehe
"Hei kau bajingan, menjauh dariku."
"Memanggil muridku bajingan... Apakah aku semanis itu? ><"
Diamlah
Guru itu bermulut kotor.
"Fiuh... Ayo kita pulang saja. Aku akan mengantarmu."
Inilah mengapa aku jatuh cinta padamu, Guru.
"Juyeon, jika kamu tidak ingin diculik lagi, mari kita diam."
"Ya.."
Setelah datang ke depan pintu rumahku, guru itu berkata kepadaku

Jangan membuatku menderita dengan pulang larut malam. Jika kamu pulang dan merasa takut, telepon aku dan aku akan menjemputmu.
Wow... Aku sayang kamu, Guru.
Bukan aku, jadi cepat masuk ke dalam.
