*Episode ini membahas tentang KakaoTalk sangat Tidak ada dan singkat*
".."
Aku berbaring di tempat tidur, tenggelam dalam pikiranku sendiri. Aku sangat kesakitan, sangat sedih, sangat terluka.
Bagaimana seseorang bisa berubah begitu drastis dalam sekejap?

Tatapan mata sedih yang ia gunakan untuk terakhir kalinya di taman itu masih terbayang di benakku.
Mungkin ada alasan yang tak terucapkan mengapa aku harus menjauhkan diri darinya. Aku dipenuhi harapan kecil, dan akhirnya, aku mendapati diriku memikirkannya.
Namun tak lama kemudian, hanya tatapan dinginnya yang terngiang di benakku. Hingga kini.

Aku bertanya-tanya apakah masih ada harapan.

Sekalipun aku terbang pergi seperti kupu-kupu dalam sekejap

"Aku mencintaimu, Yeo Ju-yeon."
Karena kata-kata hangatnya memenuhi pikiranku dan selalu membuat hatiku berdebar. Karena setiap kata yang diucapkannya memengaruhi emosiku.
Karena kamu telah menjadi segalanya bagiku
Penulis: Bakat menulis tersembunyi... mungkin? Maaf ceritanya pendek ㅠㅠㅠ
