
Merayu 04.

Beberapa menit kemudian
Tempat kencan

"Noona, kau di sini? Heh."
"Ya, kamu mau pergi ke mana?"
"Kamu mau pergi ke mana, Kakak?"
"Aku ingin pergi ke restoran baru itu!"
"Di mana?"
"Hmm... pasta?"
Kalau begitu, mari kita pergi ke sana.
Aku yang traktir.

"Benarkah? Ya ampun, aku mencintaimu."
"Aku tidak akan membeli babi di rumah..."
Yeoju mengaku kepada Taehyung dengan mata berbinar saat Taehyung menyebutkan akan membelikannya makanan. Namun, Taehyung kecewa karena dia tidak benar-benar menyukai atau mencintainya.
•
•
•
•
•
•
•
Rumah pasta

"Tapi kamu terlihat sangat berbeda secara langsung."
(Kunyah kunyah) Apa itu?
"Haha, kukatakan kau lucu."

"Hah?..Aku??"
"Kaulah yang benar-benar berbeda..."
"Apa maksudmu?"
Saat kamu mengirim pesan... haruskah aku bilang kamu sangat imut?
Pokoknya, begitulah kejadiannya.
"Dia terlihat lebih modis secara langsung daripada yang kukira."
Ah... heh
Telinga Taehyung memerah ketika Yeoju memanggilnya imut. Dia tidak menunjukkannya dengan kata-kata, tetapi wajahnya semakin memerah.
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Sehari yang lalu
Jimin mengunjungi Taehyung, yang telah mengumumkan bahwa dia akan berkencan dengan Yeoju, dan mengajarinya cara berkencan.

Hai, Taehyung.
"Kenapa kau meneleponku?..." (Taehyung)
"Aku akan mengajakmu berkencan" (Jimin)

"Monde"
"Sekarang, perhatikan baik-baik." (Jimin)
Beberapa menit kemudian

"Tetap tampil modis seperti ini."
"Oh, Jimin baik-baik saja!" (Taehyung)
"Tidak! Jangan bereaksi seperti itu untuk saat ini. (Jimin)"
"Lalu apa yang harus kukatakan?" (Taehyung)
"Pertama, berikan seringai, lalu katakan sesuatu seperti, 'Kamu cantik, noona.'?"
(jimin
"Ah, saat kau menggunakan bahasa setengah formal dan setengah informal, jantungku berdebar lagi. Wow~" (Jimin)
"Hmm..." (Taehyung)

"Saudari, apakah aku cantik?..."
•
•
•
•
•
•
•
•
Kembali ke masa kini
"Ini enak banget ㅠㅠ" (Yeoju)
"Oh iya, Taehyung."
Babi itu memintaku untuk memberimu sesuatu...
Di mana letaknya? (Menggeledah)
''..berbohong.''
''Hah?''

"Kamu cantik, noona."
