Kehidupan sehari-hari seorang saudara kandung yang riuh

1 | Rias Wajah

Gravatar
Buku Harian Seorang Saudara yang Gila

1 | Rias Wajah








Jimin - "Yaaaah! Apa ini!!"


Teriakan Jimin menggema di seluruh rumah. Jiyeon berdiri di depannya, memegang cermin dan menatap wajah Jimin.

 
Jiyeon - "Wow, Park Jimin benar-benar tampan."

Jimin - "Jangan mengatakan hal aneh... Hapus saja dengan cepat."

Jiyeon - "Ah, kenapa~ Aku sudah berusaha keras agar terlihat cantik..."

Jimin - "Tolonggggggggg..."

Jiyeon - "Oh, oke... satu foto saja!"


Klik!


Jimin - "...waktu kita hampir tiba pada janji temu itu..."

Jiyeon - "Oke, aku mengerti-"


Jimin sudah mulai marah karena Jiyeon tersenyum cerah saat berfoto, padahal waktu janji temunya dengan Yeoju sudah hampir habis.


Jimin - "Ha, aku memang bodoh karena menyerahkannya padamu..."

Jiyeon - "Oke, aku akan menghapus wajahmu dengan cepat."

Jimin - "Kenapa kau tidak melakukan itu sejak lama..."


Gesek gesek


Jiyeon - "Kamu akan bertemu dengan siapa?"

Jimin - "Yeoju."

Jiyeon - "Siapa itu? Pacarmu?"

Jimin - "Ya-."

Jiyeon - "Hah? Pacar? Benarkah?"

Jimin - "Jadi, itu palsu?"

Jiyeon - "Wow..."


Jiyeon, yang cukup terkejut mendengar bahwa kerabat kandungnya, yang telah hidup bersamanya sepanjang hidupnya, memiliki pacar, berdiri di sana dengan tatapan kosong, seolah-olah dia dipukul di belakang kepala, bahkan tanpa menyelesaikan menghapus riasannya.

Jimin - "Apa yang kau lakukan? Apa kau menghapus semuanya?"

Jiyeon - "Uh... aku hanya menyentuh rambutku sedikit..."


Gravatar
Jimin - "Cepatlah - aku akan terlambat."


Jiyeon - "Ya, ya - ini berantakan, kamu terlalu berwarna-warni..."


Jiyeon menanggapi perkataan Jimin tanpa alasan apa pun.


Jimin - "Kami memutuskan untuk pergi ke taman hiburan."

Jiyeon - "Ya, ya~ Selamat bersenang-senang~, sayang sekali tidak ada yang mau pergi bersamamu."

Jimin - "Haruskah aku membelikanmu oleh-oleh?"


Jimin mencoba menghibur Jiyeon dengan sebuah hadiah karena Jiyeon tampak tersinggung dengan nada bicaranya.


Jiyeon - "Benarkah?! Aku suka!!"


Gravatar
Jimin - "Apa yang kau inginkan?"


Jiyeon - "Belikan aku sesuatu yang mirip denganku!"

Jimin - "Kurasa bukan begitu...?"

Jiyeon - "Perhatikan baik-baik-."


Tuktuk


Jiyeon - "Semoga kencanmu menyenangkan~"

Jimin - "Ya..."


bang-!



Menunda - "..."


Bicara Bicara










+
Di belakang layar


Jimin sedang mengemudi menuju tempat pertemuan.
Aku menerima pesan teks dari Jiyeon...


Melelahkan!


Gravatar
Jimin - "Dia terus menghubungiku..."


Jimin sedikit tersentuh ketika melihat Jiyeon, yang biasanya tidak menghubunginya duluan, justru menghubunginya duluan, tetapi ketika melihat isi pesannya, perasaannya lenyap.


Gravatar


Jimin - "..."


Bicara Bicara


Gravatar