Kemungkinan seorang kutu buku pemarah hanya akan melihatku [BICARA]

Ada kemungkinan 10% bahwa seorang kutu buku yang pemarah akan jatuh cinta padaku.

10%





















photo







'' Ah... Jogata... '' ((Yeoju








Seandainya aku tahu ini akan terjadi, aku tidak akan pergi menemui Choi Yeonjun. Choi Yeonjun menyuruhku untuk tidak datang, tetapi aku bersikeras untuk datang, dan kekacauan ini pun dimulai.








'' Hei, Choi Yeo-ju. '' ((Hee-du








Aku khawatir jika aku membuat keributan di sini, itu hanya akan menimbulkan masalah bagi anak-anak lain di kelas, jadi aku diam-diam mengajak kakak kelasku keluar.










"Kamu tidak punya pacar. Ayo kencan denganku." ((Heedu





''Itu ada! Berapa kali lagi aku harus mengatakan itu ada???'' ((Yeoju







Lalu seseorang terengah-engah dan memelukku dari belakang.







photo
''Apa yang kau lakukan pada pacarku?'' ((Taehyun







Itu adalah Kang Tae-hyun.











''Hei, pergi sana. Jangan bercanda.'' ((Heedoo





''Kamu tidak bercanda, kan?'' (Taehyun)






Setelah beberapa adu mulut, senior saya mengayunkan tinjunya ke arah Taehyun. Saya memejamkan mata erat-erat, berpikir saya akan menerima pukulan itu, tetapi alih-alih bunyi gedebuk pelan, saya mendengar umpatan.






''Apa-apaan sih, kau gila? Apa kau mencoba memukul pacarku sekarang? Apa aku yang gila...'' ((Taehyun





''Hei, lepaskan ini!!'' ((Heedu







Saat aku membuka mata, Taehyun sedang menangkis tinju Heedu dengan satu tangan.







''Jika kau pergi ke kantor polisi dalam kondisi seperti ini, itu akan menguntungkan kedua belah pihak, tetapi sangat merugikan bagiku. Ini seperti aku akan memukulmu sampai mati, membuatmu tidak akan pernah bisa bergerak lagi, dan itu sama saja dengan membuatmu kehilangan kendali atas posisimu. Apakah itu tidak apa-apa?'' (Taehyun)








Senior itu ragu-ragu, ekspresinya tampak ketakutan. Dia mengangkat kepalanya dan menatap Taehyun. Ekspresinya tampak garang, sesuatu yang belum pernah kulihat sebelumnya, sangat berbeda dari ekspresi kosongnya.








'' Ayo, Kang Tae-hyun... '' ((Yeoju






''Jangan melihat.'' (Taehyun)







Taehyun memalingkan kepalanya dariku dan menepis tangan seniorku. Akibatnya, seniorku jatuh tersungkur ke tanah.







photo
''Kalau begitu, kurasa akan lebih tidak sakit kalau kau melompat ke ring. Aku tidak akan memukulmu sampai mati.'' (Taehyun)









''Hei... Dua, tunggu saja dan lihat!!'' ((Heedu









Bel berbunyi, menandakan jam makan siang telah usai setelah senior saya pergi. Taehyun diam-diam menggenggam tangan saya dan berjalan menuju kelas.











''Kang Tae-hyun...'' ((Yeoju







''Lain kali, jika ada yang melakukan itu, katakan padanya aku pacarmu.'' (Taehyun)








"Apa yang akan kau katakan jika aku mengaku sekarang?" ((Yeoju











Taehyun, yang tadinya berjalan di depan, berhenti mendadak dan berbalik. Dia menatapku dengan ekspresi tercengang.









''Kurasa itu bukan sesuatu yang pantas dikatakan dalam situasi ini?'' (Taehyun)








''Oh, oke, apa yang akan kamu katakan jika aku memberitahumu bahwa aku sangat menyukaimu?'' ((Yeoju









photo
"Jika kamu bersikeras untuk mengaku duluan dalam situasi ini, aku akan bilang 'Aku juga'." (Taehyun)