Rasa masa muda

"Apakah ini sangat sakit?"

photo
photo
photo
'Beat-beat-beat-ti-'

"Aku di sini!"
"Oh, kau di sini?"

"Ya ampun... apa yang harus kulakukan dengan kakiku..."
"Tidak apa-apa. Mungkin?"
"Tunggu sebentar, saya akan memasak."
"Hah"

Yeonjun pergi ke dapur dan kembali ke kamarnya beberapa saat kemudian.

"Aku sudah selesai"
"Oh benarkah? Kamu melakukannya begitu cepat, ugh"

Tokoh protagonis wanita terkejut ketika Yeonjun tiba-tiba memeluk sang putri.

"Apa yang kau lakukan? Kau mengecewakanku."
"Kamu bilang kamu tidak bisa berjalan karena sakit."
"Tidak, itu benar."
"Kalau begitu, diam saja."

Jadi, aku tiba di meja dapur dalam pelukan sang putri.

"Baiklah, duduklah, saudari."
"Wah, ini kelihatannya enak sekali."
"tertawa terbahak-bahak"
"Aku akan makan dengan baik"
"Hah? Hentikan, Kak. Apa kau tidak punya hal lain yang bisa kau lakukan untukku?"

Lalu dia mengetuk pipinya

"Aku ingin menciummu"
"...Yah, itu karena ini istimewa~"

'samping-'

"tertawa terbahak-bahak-"

Konon, Yeonjun menerima ciuman dan tersenyum hingga pemeran utama wanita selesai makan.


ใ…‹ใ…‹ใ…‹ใ…‹Penulisnya sudah kehilangan selera humornya~ Ini tidak lucu..^-^(Aku tidak tertawa, aku tertawa terbahak-bahak)
Lain kali aku akan kembali dengan porsi yang lebih besar ๐Ÿ˜†๐Ÿ˜ญ