
Pendekatan langsung pria yang lebih muda
23
"...Dekorasinya bagus, tapi apa ini...!"
"Kenapa, kamu mau bermain di luar?"
"Tentu saja... aku sangat menantikannya..."
"Apakah kamu tidak senang dengan kencan di rumah??"
"Saya bisa memperbaikinya"
Apakah dia selalu sekurang ajar ini? Dia memang genit sejak awal, tapi aku tidak tahu dia akan segenit ini. Berada di dekat Jungkook membuatku merasa seperti orang mesum. Apa yang bisa dia katakan dengan begitu tanpa malu-malu? Rayuan ini, rayuan ini, memalukan karena itu Jungkook, tapi tidak buruk. Jungkook sibuk menggodaku, pipinya memerah...
"...Cukup sudah...!!"

"Apa yang kau pikirkan sampai wajahmu semerah itu??ㅋㅋㅋ"
"...Aku tidak memikirkan apa pun tentang itu... Jangan menggodaku."
"Kalau kamu bilang kamu tidak memikirkannya, pipimu terlihat seperti mau meledak? Haha"
"Lakukan apa yang menurutmu benar, saudari?"
"Jika kamu mau, kamu masih bisa melakukannya sekarang."
"Ah... Jeon Jeong-gu-uk...!!!!"
Terkadang aku hanya memukul wajah yang tersenyum dengan mulut terbuka lebar itu.Aku sering berpikir begitu. Dia benar-benar paling suka menggodaku. Dia yang lebih mesum, dan dia membuatku jadi lebih mesum lagi?? Dia tidak bisa memukulku karena dia tampan, tapi kalau dia jelek, dia pasti sudah memukulku sepuluh, seratus kali, sejak lama.
"ㅋㅋㅋKamu benar-benar manis, tolong peluk akuㅋㅋㅋ"
"Kamu harus bersikap imut seperti ini hanya di depanku, oke?"
"...Aku tidak tahu, jangan bicara padaku."
"Goyeoju marah lagi, tidurlah denganku hari ini."
"Tidak ada cara lain untuk mengeluarkan Goyeoju dari keadaan merajuknya."
"...Itulah yang kamu inginkan..."
"Ya, aku mencintaimu."

"Hah...?"

"Apakah kau sudah bangun, Yeoju?"
"Hee... Jeonggu..."
"Apakah kau menggangguku sejak pagi? Apakah kau memintaku untuk memakanmu?"
"..Atau...!"
"Fiuh... haha cepat bangun, aku sudah menyiapkan makan malam."
"Aku mengantuk..."
"Tapi kamu tetap harus makan."
Aku tidur larut malam tadi karena aku menatap wajah Jeon Jungkook, dan ketika aku bangun, sudah waktu makan siang. Saat aku bangun, wajah tampannya tepat di depanku-!! Aku hampir kena serangan jantung. Bagaimana bisa dia setampan itu... Aku baru bangun tidur, jadi pasti masih ada ingus dan air liur di wajahku, tapi jika dia menatapku dengan tatapan romantis seperti itu, itu akan sangat memalukan...
"Ugh...!! Turunkan aku..!!"
"Diamlah, nanti kamu jatuh."
"Aku berat sekali...!"
"Jika kamu berjuang, bebannya akan semakin berat."
"...Apa kau bilang kau tidak tahu...?"
"Cuma bercanda haha Aku akan mengantarmu ke sana dengan cepat."
Aku ingin tidur sedikit lebih lama, tapi dia pasti frustrasi melihatku berbaring, jadi dia meletakkan tangannya di antara kakiku dan memelukku. Tinggi badanku bahkan belum mencapai 160 cm, jadi aku takut pria berotot setinggi sekitar 180 cm itu akan mengangkatku dari tanah. Tentu saja, selama aku tidak berontak, aku akan aman sepenuhnya... Tapi ini adalah pertama kalinya Jungkook dan aku sedekat ini, dan aku khawatir dia mungkin mendengar detak jantungku yang berdebar kencang.
"Oh, saya mengerti."
"Aku tidak bisa menjadi Muggle sendirian..."
"Kamu bahkan tidak bisa membuka matamu dengan benar."
"Aku bahkan bukan anak kecil... Kamu lebih muda dariku..!"
"Ugh, kamu kakak perempuanku."
"Kamu lebih tua dariku, jadi kenapa kamu tidak mendengarku?"
"Aku lapar dan belum makan..."
"Aku mengantuk... Aku ingin tidur lebih lama..."
"Jika kamu mau tidur, makan dulu baru tidur."
"Udaranya dingin..."
“Tidakkah kau tahu bahwa jika kau tidak mendengarku, kau hanya akan merugi?”

"Jika kamu ingin berbaring di tempat tidur sepanjang hari, teruslah lakukan itu."
_________________
