
dua anjing Persimpangan Jalan
04.
“Wow~~! Ayo, ayo kita lanjutkan ke ronde 2~~!!!”
Tidak, pria ini bahkan tidak bisa minum alkohol dengan baik...
Seharusnya aku menghentikannya sejak dia mulai menenggak minuman itu...
“Oh! Senior! Kurasa kau akan mengurus adikku dan aku akan
“Haruskah aku mengajak Jimin-senpai…?”
Jungkook menatap bergantian antara sang pemeran utama wanita yang terhuyung-huyung dan Jimin, lalu berbicara.
“Eh… kurasa memang seharusnya begitu… Karena aku dan Jimin akan pergi ke arah yang berbeda… Apakah kau akan pergi ke arah yang sama dengan Jimin?”
“Oke, oke. Kalau begitu aku akan mengajak Jimin-senpai.”
“Bolehkah aku meminta bantuanmu? Nanti aku akan mentraktirmu makan.”
“Ya, ya. Pak, hati-hati juga saat masuk!!”
“Eh, eh. Kamu juga. Dan aku minta maaf...”
“Tidak! Masuklah!!!”
——————————————————————————
“Ayo kita lanjutkan ke ronde 2~~”
Astaga? Kenapa warnanya terang sekali? Kelihatannya kamu malah semakin kurus.
"Jangan bergerak. Kalau kau bergerak, aku akan berat."
Apakah kamu sedang makan? Ruang gawat darurat akhir-akhir ini sangat sibuk.
“Apakah ini berat? Ini berat… Ini berat, hehe.”
“Silakan duduk di sini sebentar.”
“Hah? Di mana kau—”
“Aku mau beli obat penghilang mabuk~”
——————————————————————————
Rumah Yeoju__
Di dalam kamar tokoh protagonis wanita_
“Kamu tidur nyenyak sekali.”
Jeongguk menyelimutimu dengan baik menggunakan selimut.
Jungkook juga sudah bangun untuk pulang.
Memeluk-
Ada sesuatu yang istimewa tentang tokoh protagonis wanita yang tidak melepaskan tanganku...
“Lee Yeo-ju—”
“.....”
“Hei, Yeoju. Aku harus pergi. Lepaskan tanganku.”
Tokoh protagonis wanita tidak menanggapi kata-kata Jeong-guk.
“Ughh ...
Tidak ada tanda-tanda dia melepaskan tangan Jeongguk.
“Hah? Aku harus pergi.”
“....Jangan pergi..! Mau ke mana kau!!! Kemarilah dan berbaringlah..
Ikutlah denganku... mari kita tidur bersama....”
——————————————————————————
Ughh...
Tiba-tiba-
Nya benar-benar seekor anjing. Seekor anjing...? Ha ha haha ...
“Apakah kamu sudah bangun?”
“.......?”
Uh... Uh...? Apakah Anda sedang berbicara...???
“Pergilah dan bersihkan diri. Kamu perlu sadar.”
Mata sang tokoh utama wanita terbuka lebar.
“Tidak… kenapa kau… kenapa saudaraku ada di sini?”
"Eh?"
“Kenapa… kenapa kau di sini…?”
“Kami tidur bersama.”
“...........?”
Apa???????????????????

Apakah kamu menikmatinya...?
Jika Anda menyukainya, silakan berlangganan, beri komentar, dan berikan dukungan!!☺️
