Tulis "pasangan dokter" dan baca "hubungan bisnis"

03. Hidup Bersama









photo

"Aku bukan orang tuamu. Pergi mengeluhlah pada ibumu."






photo

"Apakah kamu sudah selesai bicara?"







photo

"Tidak, aku belum cukup melakukannya. Maksudku, mari kita bersikap sewajarnya sebagai pasangan suami istri."






"Saya ingin turun, menghentikan mobil."





"Jika kalian akan pergi sendiri-sendiri, aku tidak akan menunggu kalian."



"Aku tidak beruntung"



.

.

.




"Tokoh utama kita telah tiba~"
"Apakah karena terlalu banyak pekerjaan di rumah sakit? Sulit untuk melihat wajahmu."




photo

"Seharusnya aku lebih sering menghubungimu, tetapi akhir-akhir ini aku sibuk bekerja di rumah sakit dan tidak bisa sering mengunjungimu. Maafkan aku."

"Ini hadiahku untukmu, jadi jaga dirimu baik-baik. Ini kecil, tapi ini isi hatiku."





"Kenapa kau membeli ini? Ayo makan cepat. Aku sudah menyiapkan semua makanan yang disukai tokoh utama kita."



.

.

.



"Apakah sebaiknya kita mulai tinggal bersama sekarang?"


Aku tak percaya mendengar cerita mendadak tentang hidup bersama itu.





Aku melihat ibuku diam-diam menyerahkan selembar kertas berisi alamat kepadaku, dan ayahku tidak mengucapkan sepatah kata pun.
Keraguan berubah menjadi kepastian




"Aku sudah memberi tahu ibu Yeoju. Kamu bisa berkemas hari ini dan pindah besok."







photo

"Bu, apa yang harus saya lakukan jika Ibu tidak berbicara kepada saya?"




"Apa yang kamu bicarakan? Kita akan tinggal bersama setelah menikah, jadi sebaiknya kita tinggal bersama sebelum itu."

"Pokoknya, pindah saja besok."





photo

"Hahahaha, Bu, aku perlu bicara dengan Seokjin sebentar."





.


.


.


photo

"Hei, kita tinggal bersama?"




photo
“Aku juga tidak tahu. Kurasa Ibu tiba-tiba saja memutuskan.”







photo

"Aku bersamamu? Kenapa bukan aku? Bagaimana mungkin... Ini tidak benar."