Antara guru dan murid
Hari ke-2 - Akhir


Papp ...

한여주
Hah... jam berapa sekarang?

08:50 AM
한여주
...?

Sebuah pikiran yang terlintas di benak saat itu.

한여주
(Ah... aku celaka.)

Aku mulai berpikir cepat.

한여주
(Sekarang jam 8:50. Aku harus bersiap dalam 1 menit dan lari ke halte bus. Sekolah berjarak sekitar 7-8 menit naik bus. Jika aku berusaha sebaik mungkin, mungkin aku bisa sampai tepat waktu.)

Setiap detik yang kuhabiskan untuk berpikir adalah sia-sia. Aku harus lari. Aku harus lari apa pun yang terjadi.

한여주
Haa..haa..busnya..

한여주
Ah... (Aku ketinggalan bus tepat di depanku. Ha... Haruskah aku lari...?)

Aku langsung berlari tanpa berpikir.

한여주
(Oh, tapi apa pelajaran pertama itu...?)

Yah, entah bagaimana, entah bagaimana, aku sampai di sini... Tentu saja, aku terlambat...

09:09 AM
한여주
di bawah..

Ketuk ketuk...

한여주
(Aku merasa semua mata tertuju padaku...)


윤기
Kau terlambat, dasar bocah nakal? Sudah berapa lama sejak kau mulai sekolah?

한여주
Ah... maaf ya. (Guru kelas pertama yang gila itu adalah wali kelasku... ha...)


윤기
Ya, itu masih ada.

한여주
(Aku sudah tahu ini akan terjadi...)

한여주
Sejak saat itu, saya tahu bahwa kehidupan sekolah saya telah berakhir.


윤기
Apa, itu diambil mulai hari itu dan seterusnya.