[Kontes 3] Rasa Sakit yang Tersembunyi di Balik Topeng
01. Taman tempat kesepian tumbuh subur


waktu istirahat

김여주
Ugh... ini sulit...


김예림
Jju! Kamu baik-baik saja? Apakah ini benar-benar sulit? Heh

김여주
Ya, tidak apa-apa. Dari semua mata pelajaran, matematika benar-benar membuatku kesulitan sejak jam pelajaran pertama...


김예림
Haha, bagaimana kalau kita pergi ke kedai makanan ringan?

김여주
Ya, haha

Aku memutuskan untuk berpura-pura ceria saja. Padahal aku busuk di dalam, seperti orang yang mudah dimanfaatkan. Bodohnya.

김여주
Yerim! Aku ingin makan Pisang Kkang.


김예림
Aku cemburu! Hehe


전정국
Hai, Kim Yeo-ju!

김여주
WHO...?


전정국
Kamu melihatku kemarin, kan?

김여주
Ah... benar. Ngomong-ngomong, siapa namamu?


전정국
Jungkook Jeon.

김여주
Ya... tapi kenapa?


전정국
Aku punya sesuatu untuk kukatakan padamu.

김여주
Hah....

김여주
Tapi mengapa kamu meneleponku?


전정국
Kamu... bilang kamu tidak punya orang tua?

김여주
Bagaimana kamu bisa...


전정국
Aku melihatnya di sebuah iklan. Jadi... apakah kamu mau tinggal di tempatku?

Itu adalah pertama kalinya saya menerima kebaikan. Dia sedingin es, tetapi kehangatan terpancar dari dalam dirinya.

김여주
Hah? Kamu ingin... tinggal bersama?


전정국
Eh, kenapa?

김여주
Tidak... kalau begitu saya merasa sangat menyesal... Ah! Kalau begitu saya akan membayar sewa setiap bulan!


전정국
Tidak perlu begitu. Aku pergi.

김여주
Eh...? Permisi...

Dan begitulah, hidup berdampingan kami dimulai. Apakah sejak saat itu angin musim semi mulai berhembus lembut untukku juga?