Yeon Jahat [BL]
44


# Pelan-pelan, pelan-pelan-



변백현
“ ...”

‘Udaranya dingin… Apakah musim dingin akan segera tiba?’

Baekhyun mengangkat kepalanya untuk melihat ke langit.


변백현
“...?”

-Lalu, aku melihat seseorang di depan mataku.


변백현
“ ..?!! “

#Mengetuk!!

Baekhyun segera bersembunyi saat melihat Chanyeol berjalan ke arahnya, berusaha menuju rumah sakit.


변백현
“ ....”

# Gedebuk, gedebuk..



박찬열
" ... di bawah.. "

Chanyeol menghela napas dan memasuki rumah sakit.

# Ugh..

-Setelah Baekhyun melihat Chanyeol masuk, dia keluar dari balik gedung.


변백현
" ... Sungguh.. "

‘Sudah kubilang makanlah dengan baik..’

-Wajah Chanyeol, yang kulihat setelah sekian lama, terlihat sangat kurus.

- Melihat Chanyeol seperti itu hanya membuat Baekhyun semakin sedih.

# Gedebuk... Gedebuk...

Baekhyun meninggalkan rumah sakit dengan langkah berat, hanya meninggalkan penyesalan.

# Drum... gedebuk.



박찬열
“...?”

‘Hyun... Baekhyun pergi ke mana?...’

#Druk- tak.

-Lalu, dokter masuk setelah itu.

#secara luas!


박찬열
“Pak… Pasien Baekhyun itu… Ke mana dia pergi?...”

-Suara Chanyeol sangat bergetar.

의사
“ ...”

-Dokter itu menghela napas panjang dan, seperti yang diminta Baekhyun, memberi tahu Chanyeol tentang kematian Baekhyun.

의사
“... meninggal dunia, 10 menit yang lalu..”



박찬열
" ... Ya?.. "

의사
“Maaf, kami sudah melakukan yang terbaik...”


박찬열
“Ah, ha, tidak.. Siapa, siapa.. yang sekarat?.. Apakah Hyun kita?...”

#Deg...deg...

Air mata mengalir di pipi Chanyeol.

의사
“ ...”


박찬열
“Tidak... Tidak...!!! Siapa yang meninggal!!!.. Hehe!!.. Hyun-i.. Di mana Hyun-i!!!.. “

의사
" .. Maaf, "


박찬열
“...Ugh!!!...”

#Penyu-

-Chanyeol akhirnya pingsan.


박찬열
“Hah... Ugh!!.. Huh!!!.. “

-Pada akhirnya, saat memikirkan bahwa Baekhyun pun telah meninggalkannya, air mata mengalir tak terkendali.

-Karena aku tak bisa melindungimu, karena aku tak bisa membuatmu bahagia.

-Aku hanya menyesal.

#Bunyi bip, bunyi bip-

#Dentang.. dentuman-



변백현
“ ...”

#full-seok

-Baekhyun datang ke rumah Junmyeon.


변백현
" ... Hitam.. "

Baekhyun meneteskan air mata karena kekosongan yang menyelimuti rumahnya.


변백현
“Haa.. Ugh!.. Huh..!!”

-Pada akhirnya, Baekhyun kembali sendirian.


변백현
“Hah…”

‘Saya... bagaimana saya harus hidup sekarang, Pak?’

‘Aku hanya ingin... mengembalikan semuanya seperti semula.’

‘Meskipun itu hanya keserakahan saya yang berlebihan…’

Baekhyun menangis lama sekali di rumah yang dingin itu.