π‘π’π°π±π¦π«πΆ - Takdir telah ditentukan
Episode 1 π‘π’π°π±π¦π«πΆ - Takdir telah ditentukan


Tokoh protagonis wanita memasuki apartemen satu kamar yang kecil dan nyaman ini dengan ekspresi yang menunjukkan bahwa dia sedang mengalami masa-masa tersulit di dunia.

μ΅μ¬μ£Ό
Ugh...ini sulit...

μ΅μ¬μ£Ό
Besok akhir pekan, tapi aku tidak bisa beristirahat...

μ΅μ¬μ£Ό
Hidup ini begitu pahit...

μ΅μ¬μ£Ό
Apakah sebaiknya aku tidur lebih awal jika harus pergi bekerja besok...?

Dia adalah tokoh protagonis wanita yang bekerja di sebuah perusahaan selama hari kerja dan bekerja paruh waktu di akhir pekan.



κΉνν
Manajer, langsung pulang saja.

νν λ§€λμ
Lelah kenapa?


κΉνν
Hah

νν λ§€λμ
Ah...oke

Beberapa menit kemudian-

νν λ§€λμ
Aku di sini, minggir!


κΉνν
...

νν λ§€λμ
Melihat ke belakang)) Taehyung, apa kau baik-baik saja?


κΉνν
Ugh...

νν λ§€λμ
Goyang-goyang)) Bangun, aku sudah datang


κΉνν
Uh...apakah Anda sudah sampai...?

νν λ§€λμ
Oke, pulanglah dan tidurlah dengan nyaman.


κΉνν
Ps...

νν λ§€λμ
Oke, masuklah dengan aman~


κΉνν
Ya haha


Tokoh utama dalam ruangan sederhana bernuansa abu-abu ini adalah Kim Tae-hyung.

μ€ν 11:59

κΉνν
11:59 lagi...


κΉνν
Aku lelah... haha


κΉνν
membuang-)

Melelahkan-!




κΉνν
Gyaut)) Choi... Yeoju...?


κΉνν
Ini nama yang sudah familiar...


κΉνν
Oh, aku tidak tahu... Sebaiknya aku tidur saja...

Keesokan harinya-

μ€μ 7:30
μ΅μ¬μ£Ό
Ugh...!

μ΅μ¬μ£Ό
Kamu bilang semuanya akan baik-baik saja sebelum jam 10...

μ΅μ¬μ£Ό
(Senyum)) Kurasa aku bisa mulai bersiap-siap sekarang haha

1 jam kemudian-

μ€μ 8:30
μ΅μ¬μ£Ό
Astaga... hanya tersisa 1 jam 30 menit lagi

μ΅μ¬μ£Ό
Aku masih punya jalan panjang sebelum harus berdandan, berpakaian, dan menata rambutku...

μ΅μ¬μ£Ό
Fiuh... aku harus cepat-cepat pergi

Ding~


μ΅μ¬μ£Ό
Halo bos~γ γ


κΉμμ§
Oh, Nona Yeoju, Anda di sini?

μ΅μ¬μ£Ό
Oh iya!


κΉμμ§
Lalu, apakah kita akan membuka kafe setelah melakukan persiapan terlebih dahulu?

μ΅μ¬μ£Ό
(Senyum sinis)) Benarkah begitu~?

β’

β’β’

β’β’β’


κΉμμ§
Nona, ke sini, di sana!

μ΅μ¬μ£Ό
Oh ya ya...!

β’β’β’


κΉμμ§
Hehe... Kamu tahu kan kita bahkan belum mulai?

μ΅μ¬μ£Ό
Ah.....


κΉμμ§
Fiuh....


κΉμμ§
Kalau begitu, aku akan membukanya sekarang~

μ΅μ¬μ£Ό
Oh ya ya!!


κΉμμ§
Pintunya terbuka~

μ΅μ¬μ£Ό
Mendesah-]


κΉμμ§
Hei, Nona Yeoju, apakah Anda tersenyum?

μ΅μ¬μ£Ό
(Menghela napas) Oh...tidak??!!


κΉμμ§
[Menghela napas-] Ini pekerjaan, aku harus mulai sekarang

μ΅μ¬μ£Ό
Ya !!

β’β’β’

Ding~

μλ
Dua es Americano, ya~

μ΅μ¬μ£Ό
Ya! Haha

μ΅μ¬μ£Ό
Dua gelas es Americano~!!


κΉμμ§
Oke, aku mengerti~

μλ
Secangkir cappuccino

μ΅μ¬μ£Ό
Ya~

μλ
Ehm...kemungkinan saja...

μ΅μ¬μ£Ό
Apa masalahnya?

μλ
Oh tidak, bukan itu...

μλ
Aku...suka, tapi bisakah kau beri aku nomor teleponmu?

μ΅μ¬μ£Ό
Ah...((malu



κΉνν
Ini adalah sebuah perintah.

μ΅μ¬μ£Ό
Oh, maaf ya, Pak.. haha. Saya ada pesanan yang akan segera datang~

μλ
Astaga...

Pertemuan pertama kami tidak begitu istimewa.

Dari sudut pandang tokoh protagonis wanita, dia pasti dekat dengan seorang dermawan.