dari : Untukmu saat itu_ [CB]
_02


: Gedebuk, gedebuk… :

: Boom bang bang!! :


박 찬열 (22)
“!!!…”

Batu penuh!.. :

Chanyeol terkejut mendengar ketukan keras di pintu dan terjatuh.

“… Ha.. anak ini.. apakah dia tidur lagi?”



박 찬열 (22)
“…”

‘Hah..? Nada suara seperti ini..’


박 찬열 (22)
“…Do Kyungsoo?…”

Do Kyungsoo adalah rekan kerja Chanyeol dalam novel yang sedang dibaca Chanyeol.

<Kebiasaannya adalah memanggil Chanyeol dengan sebutan "sayang".>

: Bunyi bip, bip bip- :


박 찬열 (22)
“Hah, hah?!.. “

: Beep, beep-.. gedebuk! :

<Pria di luar memasukkan kata sandi dan membuka pintu depan.>

: Decit... Desir- :

" … Apa yang sedang kamu lakukan?"


박 찬열 (22)
“….!!!”

‘Aku benar-benar… Do Kyung-soo…!!’

< Saat aku mengangkat kepala, yang kulihat di depan mataku adalah Do Kyung-soo, dengan mata hitam, bibir tebal, dan perawakan agak pendek. >


박 찬열 (22)
“…Dia lebih tampan dari yang kukira…”



도 경수(22)
“…?…”

‘…ada apa dengan anak ini?’

: Gedebuk- :


도 경수(22)
“Hei, kamu sakit? Omong kosong apa yang kamu bicarakan sepagi ini?”


박 찬열 (22)
“Eh, eh??.. Ya?... Apa yang baru saja kukatakan.. “


도 경수(22)
“….Apakah kamu setengah tertidur? Bangunlah-”

“Kita seumur.”


박 찬열 (22)
“… Ah.. itu… eh, eh eh.. “

: Ugh…

‘Bangunlah, Park Chanyeol.. Adakah sesuatu yang bisa kau lakukan untuk mati karenanya?..’

Chanyeol menghela napas dan berdiri dari tempat duduknya.


도 경수(22)
“Tapi… kenapa kamu berbaring di situ?”


박 찬열 (22)
“Hah?... Ah, aku… jatuh… haha.. “



도 경수(22)
“…”

Chanyeol menelan ludah dengan gugup saat melihat tatapan Kyungsoo yang diam-diam menatapnya.

: Musik perkusi! :


도 경수(22)
“Pergi cuci muka, aku harus keluar.”


박 찬열 (22)
“Eh, eh eh…”

: Gedebuk, gedebuk-… :

: Dentang, dentuman- :

< Kyungsoo menepuk punggung Chanyeol dengan tangannya lalu pergi ke pintu depan. >


박 찬열 (22)
"….ha.."

‘Apa yang harus saya lakukan… Serius…’

: Desis-.. :



박 찬열 (22)
“…Aku harus mandi dulu…”

: Gedebuk, gedebuk-.. :

<Chanyeol segera melangkah dan menuju ke kamar mandi.>


: Chiik.. tak- :



도 경수(22)
“…”

‘… Saat ini, kondisinya tampak aneh…’

: setelah…- :


도 경수(22)
“Anak itu… Jika dia terus seperti itu, aku khawatir dia akan berakhir ditikam dalam sebuah misi tanpa alasan…”

: Ugh.. :

: Beep, beep- :


도 경수(22)
"Bos."

“Ya, apakah kamu akan membawa Chanyeol?”


도 경수(22)
“Ya, saya akan segera pergi.”

“Oke, operasi ini penting… jadi kita harus waspada.”


도 경수(22)
“Ya, serahkan saja padaku.”

: Deg-.. :

: Dentang! :


도 경수(22)
"ah,"



박 찬열 (22)
“Aku… ah, tidak… aku sudah siap…”


도 경수(22)
“Lalu keluarlah dan katakan, ‘Apa yang sedang kamu lakukan?’”


박 찬열 (22)
"Hah..."

Desis, gedebuk-.. :

: Hai.. :


도 경수(22)
“…Mengapa kamu berpakaian begitu rapi hari ini?”

“Kamu selalu mengenakan pakaian yang nyaman saat menjalankan misi... Kurasa sekarang kamu sudah lebih sadar diri?”


박 찬열 (22)
“Ah… uh uh,.. “

‘Kalau dipikir-pikir... karakter utama selalu menjadi satu-satunya yang tidak mengenakan setelan jas saat menjalankan misi...’

: Chijik-tak, :



도 경수(22)
"Ayo pergi."

<Kyungsoo, yang baru saja mematikan rokoknya, menuju ke mobilnya dengan kunci mobil di tangan.>



박 찬열 (22)
“…”

‘Pergi saja… Tidak akan terjadi apa-apa..’

: Desis- :

<Dan Chanyeol mengikuti di belakangnya.>