dari : Untukmu saat itu_ [CB]

_37

: Ketuk- :

[소설] 박 찬열 (24) image

[소설] 박 찬열 (24)

“…”

도 경수

“… Ha, Park Chanyeol… Apa kau tidak akan membukakan pintu?”

<Dari balik pintu, suara Kyungsoo yang tampak lelah terdengar.>

: Kwak.. :

[소설] 박 찬열 (24) image

[소설] 박 찬열 (24)

“.. Maaf, nanti akan kuceritakan. Untuk hari ini.. Berhenti, jalan dulu.”

도 경수

“ …”

: Gedebuk.. :

< Terdengar suara gagang pintu dilepas, diikuti suara langkah kaki yang perlahan menjauh. >

Desis... :

[소설] 박 찬열 (24) image

[소설] 박 찬열 (24)

“…Lalu… mengapa kepalaku sakit…”

‘Aku rasa tidak begitu…’

: Jjing-.. :

[소설] 박 찬열 (24) image

[소설] 박 찬열 (24)

“Ugh!.. “

< Itu adalah kepala yang berdengung lagi. >

[소설] 박 찬열 (24) image

[소설] 박 찬열 (24)

" …. di bawah.. "

‘… Sekarang Oh Se-hoon akan berangkat ke AS… siapa yang akan mendampingi Baekhyun…’

< Semakin aku memikirkan Baekhyun, semakin kepalaku terasa sakit. >

: Ssuk.. gedebuk- :

[소설] 박 찬열 (24) image

[소설] 박 찬열 (24)

“…”

‘…di masa depan… 20 juta won…’

: Ugh.. :

[소설] 박 찬열 (24) image

[소설] 박 찬열 (24)

“.. Tunggu sebentar, Baekhyun..”

‘Hampir selesai..’

: Tak- :

: Dentang!.. Tabrakan- :

[소설] 박 찬열 (20) image

[소설] 박 찬열 (20)

"...ih..."

‘…Oh, aku lelah…’

< Itu adalah Chanyeol yang jatuh dari dalam mobil dengan bemper depan yang penyok. >

: Jureuk- :

[소설] 박 찬열 (20) image

[소설] 박 찬열 (20)

“…”

' … darah.. '

<Aku merasakan sesuatu mengalir dan menyentuh dahiku, lalu darah keluar ke tanganku.>

: Jjing-.. :

[소설] 박 찬열 (20) image

[소설] 박 찬열 (20)

“Ugh!…”

‘…Apakah terjadi kecelakaan..? Tapi, saya jelas-jelas berada di ruangan itu..’

Ketuk! :

변 백현 (20) image

변 백현 (20)

“Teh, Chanyeol!! Kamu baik-baik saja?”

[소설] 박 찬열 (20) image

[소설] 박 찬열 (20)

“… Baek… Hyeon?…”

: Desis- :

Baekhyun keluar dari mobil dan segera berlari ke arah Chanyeol.

: Gedebuk...gedebuk... :

변 백현 (20) image

변 백현 (20)

“Ugh… Hei, buka… Ugh! Jangan mati…”

Pok.. :

[소설] 박 찬열 (20) image

[소설] 박 찬열 (20)

“Fiuh… Orang tidak mati semudah itu… Jangan khawatir…”

Chanyeol, yang menyadari bahwa tubuh mereka telah berubah, mendekati Baekhyun tanpa ragu-ragu.

-pada saat itu,

Ketuk! :

변 백현 (20) image

변 백현 (20)

“….!!!”

: Wah! Gedebuk-! :

변 백현 (20) image

변 백현 (20)

“Ugh!!.. Ini…!!”

김 종인 (20) image

김 종인 (20)

“Baekhyun Byun!!! Dengarkan aku baik-baik!!”

: Berhenti- :

Orang yang menangkap Baekhyun tak lain adalah Jongin. >

김 종인 (20) image

김 종인 (20)

“Fiuh… Oke, saat ini seluruh organisasi kami sedang berusaha membunuhmu.”

“Ini pesanan khusus dari bos.”

변 백현 (20) image

변 백현 (20)

“…”

김 종인 (20) image

김 종인 (20)

“Artinya, kecelakaan lalu lintas yang baru saja terjadi ini sama sekali bukan kebetulan, Anda mengerti?”

변 백현 (20) image

변 백현 (20)

“…Bagaimana aku bisa mempercayai apa yang kau katakan?”

: Kwak! :

김 종인 (20) image

김 종인 (20)

“Percayalah padaku!!! Kamu harus percaya padaku!! Kumohon!!.. “

: Gedebuk...gedebuk... :

변 백현 (20) image

변 백현 (20)

“….! “

Baekhyun tampak terkejut melihat Jong-in memeluknya dan meneteskan air mata.

김 종인 (20) image

김 종인 (20)

“Kumohon… Ugh!…”

“Kumohon jangan mati… Baekhyun…”

: Ssuk- :

<Begitu mendengar suara anggota organisasi mendekat dari kejauhan, Jong-in segera menghindar.>

변 백현 (20) image

변 백현 (20)

“ …”

: Kwak.. :

‘…Pertama, aku harus keluar dari sini…’

변 백현 (20) image

변 백현 (20)

" … Kim Jong In.. "

‘Jelas sekali dia orang jahat…’

“..mengapa kau membantu kami..“

Baekhyun membantu Chanyeol berdiri dari tanah dan memperhatikan punggung Jongin saat ia berjalan menjauh.