dari : Untukmu saat itu_ [CB]
49


Jam 9 malam

: Derit, klik- :

Sebuah mobil hitam memasuki gang, dan orang yang keluar dari mobil itu adalah Baekhyun.

: Desis- :

남자
“Saudara, apakah Chanyeol tidak ada di sini?”

: Chiik, Chik- :


변 백현 (24)
“Aku tidak tahu… Si idiot itu akan mengetahuinya sendiri.”

Baekhyun sedang merokok karena frustrasi.

- pada saat itu,

Melelahkan- Melelahkan- :



변 백현 (24)
“….?”

‘Saya tidak tahu nomornya..’

Baekhyun ragu sejenak sebelum menjawab panggilan dari nomor yang tidak dikenal.

Klik- :


변 백현 (24)
"Sayang.. "

“Lepaskan aku!! Sa, selamatkan aku!!!”


변 백현 (24)
"...eh...?"

: Gedebuk… :

‘Suara Chanyeol…?’

Rokok yang saya pegang jatuh ke lantai.


30 menit yang lalu-

: gedebuk, gedebuk- :

![[현실] 박 찬열 (24) image](https://cdnetphoto.appphotocard.com/fanfic/1336369/216895/character/thumbnail_img_33_20210714224707.jpg)
[현실] 박 찬열 (24)
“Ah… apa yang harus kulakukan… kalau aku masuk sekarang, aku harus menjelaskan apa yang terjadi tadi…”

<Chanyeol, yang tak berdaya, hanya menghela napas.>

- pada saat itu,

: gemerisik- :


![[현실] 박 찬열 (24) image](https://cdnetphoto.appphotocard.com/fanfic/1336369/216895/character/thumbnail_img_33_20210714224707.jpg)
[현실] 박 찬열 (24)
“….?”

‘…suara apa itu tadi…’

: Bang-! :

![[현실] 박 찬열 (24) image](https://cdnetphoto.appphotocard.com/fanfic/1336369/216895/character/thumbnail_img_33_20210714224707.jpg)
[현실] 박 찬열 (24)
"...eh...?"

: Terhuyung-huyung!… :

<Pada saat itu, pandangan Chanyeol bergetar hebat akibat suara tembakan yang tiba-tiba.>

![[현실] 박 찬열 (24) image](https://cdnetphoto.appphotocard.com/fanfic/1336369/216895/character/thumbnail_img_33_20210714224707.jpg)
[현실] 박 찬열 (24)
“.. Ah, bagian depan.. berawan… t.. “

: Gedebuk, gedebuk- :

Seolah-olah terkena peluru anestesi, Chanyeol segera kehilangan kesadaran dan pingsan.


-Dan sekarang

![[현실] 박 찬열 (24) image](https://cdnetphoto.appphotocard.com/fanfic/1336369/216895/character/thumbnail_img_33_20210714224707.jpg)
[현실] 박 찬열 (24)
“Kumohon…!! Apa, apa yang telah kulakukan!!…”

Chanyeol, yang tidak bisa memahami situasi tersebut, merasa ketakutan.

??
“Ah—anak tingkat eksekutif macam apa itu? Kenapa kamu begitu takut? Hei, diamlah.”

: Chiik- Hu- :

Seorang pria menyalakan rokok dan memberi pesanan.

![[현실] 박 찬열 (24) image](https://cdnetphoto.appphotocard.com/fanfic/1336369/216895/character/thumbnail_img_33_20210714224707.jpg)
[현실] 박 찬열 (24)
“Aku, aku di sini!! Kumohon..!! Kumohon selamatkan aku!!.. Ugh…!!”

<Rasanya seperti mulutku tersumbat.>

![[현실] 박 찬열 (24) image](https://cdnetphoto.appphotocard.com/fanfic/1336369/216895/character/thumbnail_img_33_20210714224707.jpg)
[현실] 박 찬열 (24)
" … setelah.. "

‘…Sial… Kenapa tubuhku selalu berubah setiap kali hal seperti ini terjadi…’

Chanyeol sangat sedih hingga hampir menangis.

??
“…”

‘…Aku tidak suka anak itu,’

Saat itu, pria yang tadi mengamati Chanyeol dengan sebatang rokok di mulutnya segera mematikan rokoknya dan mendekati Chanyeol.

: Gedebuk, gedebuk... :


![[현실] 박 찬열 (24) image](https://cdnetphoto.appphotocard.com/fanfic/1336369/216895/character/thumbnail_img_33_20210714224707.jpg)
[현실] 박 찬열 (24)
“….?”

‘Mengapa kau tiba-tiba datang kepadaku…?’

: Desir- :

: Cih!!! :