Saya dirampok oleh para preman.

#Aku tak bisa melupakan apa yang kulihat hari itu...

_์ž์Šค๋ฏผ_ image

_์ž์Šค๋ฏผ_

Hehe...

ํ™์ฃผ์•„ image

ํ™์ฃผ์•„

Hei, penulis, aku tidak punya waktu untuk mendengarkanmu, jadi pergilah? Berhenti mengoceh~?

๋ฅ˜๊ฐ€์˜ image

๋ฅ˜๊ฐ€์˜

tertawa terbahak-bahak

ํ™์ฃผ์•„ image

ํ™์ฃผ์•„

Lari lagi Lari Lari~ (Tiba-tiba)

Haaaam! Sudah hari ini....

Juni

persiapan

mempersiapkan

sedang mempersiapkan.

Ketuk ketuk ketuk (suara orang turun tangga)

ํ™์ฃผ์•„ image

ํ™์ฃผ์•„

Ah... Kakak. Aku tidak akan pulang selama dua minggu mulai hari ini...

ํ™์ฑ„์˜ image

ํ™์ฑ„์˜

Hai. Kalau begitu, bolehkah aku menggunakan kamarmu?

ํ™์ฃผ์•„ image

ํ™์ฃผ์•„

Sepertinya aku tidak akan bisa memperbaikinya setelah menggunakannya...

ํ™์ฑ„์˜ image

ํ™์ฑ„์˜

Ya, oke (wah, itu menyadarkanku sejenak. Fakta-faktanya mulai terlintas di benakku (โ†‘kepala Chaeyoung))

Ketuk ketuk...

Joo-ah hanya menendang batu yang tidak berbahaya.

ํ™์ฃผ์•„ image

ํ™์ฃผ์•„

fiuh....

Bam.

ํ™์ฃผ์•„ image

ํ™์ฃผ์•„

Hah...? Maaf... Eh... Eh eh eh eh eh?!

_์ž์Šค๋ฏผ_ image

_์ž์Šค๋ฏผ_

Ya semuanya! Apa yang Joo-ah lihat? LOL Dalam percakapan itu!

Dan judul ini berasal dari film yang saya sukai.

"Kami masih belum tahu nama bunga yang kami lihat hari itu."

Jika Anda menyukainya, silakan tinggalkan komentar!