Aku memukul si pengganggu dengan sapu.

Episode 2: Menulis

์„ ์ƒ๋‹˜ image

์„ ์ƒ๋‹˜

"Baiklah, aku akan mengajarimu."

๋ฐ˜์•„์ด๋“ค

"Ya~"

์„ ์ƒ๋‹˜ image

์„ ์ƒ๋‹˜

"Oke, hari ini adalah +,'>ร—;~^@*รทโ‚ฉ",@^ "

์ด์ง€์€ image

์ด์ง€์€

Apa - ehm)

Ong..Seong..Woo..

์ด์ง€์€ image

์ด์ง€์€

( Apa )

์„ ์ƒ๋‹˜ image

์„ ์ƒ๋‹˜

"Ji-eun?"

์ด์ง€์€ image

์ด์ง€์€

" Ya ?? "

์„ ์ƒ๋‹˜ image

์„ ์ƒ๋‹˜

"Kenapa kamu melamun seperti ini hari ini?"

์ด์ง€์€ image

์ด์ง€์€

" Maaf.. "

์ด์ง€์€ image

์ด์ง€์€

Buku Catatan Musim Semi)

์ด์ง€์€ image

์ด์ง€์€

"Apakah kamu gila..." (menggerakkan penghapus)

Mengapa aku terus memikirkannya?

Apakah karena kamu takut?

Bel berbunyi, menandakan berakhirnya pelajaran pertama๐Ÿ””

์ด์ง€์€ image

์ด์ง€์€

"Ih..."

Aku belum pernah merasa linglung seperti ini sebelumnya...

Ya, dia adalah tukang bully terbesar di sekolah.

์˜น์„ฑ์šฐ image

์˜น์„ฑ์šฐ

"Lee Ji-eun!"

์ด์ง€์€ image

์ด์ง€์€

"...?? "

Bukan saat jam istirahat...

์˜น์„ฑ์šฐ image

์˜น์„ฑ์šฐ

"Tunggu sebentar"

์ด์ง€์€ image

์ด์ง€์€

"Hah?"

์˜น์„ฑ์šฐ image

์˜น์„ฑ์šฐ

"Mari masuk sebentar"

์ด์ง€์€ image

์ด์ง€์€

"Ah... ya!"

Yah, aku tidak akan mati.

์ด์ง€์€ image

์ด์ง€์€

"Ada apa...?"

์˜น์„ฑ์šฐ image

์˜น์„ฑ์šฐ

"Hal seperti itu tidak ada"

์ด์ง€์€ image

์ด์ง€์€

"Lalu kenapa kau meneleponku...?"

์˜น์„ฑ์šฐ image

์˜น์„ฑ์šฐ

"Hal seperti itu tidak ada"

์ด์ง€์€ image

์ด์ง€์€

"Oh iya..."

Tunggu...

์˜น์„ฑ์šฐ image

์˜น์„ฑ์šฐ

"Hei, tapi kamu..."

Boom! (Pintu terbuka)

๋ฐ•์ง€ํšจ image

๋ฐ•์ง€ํšจ

"Ong Seongwu!!"

์˜น์„ฑ์šฐ image

์˜น์„ฑ์šฐ

" ? Mengapa "

๋ฐ•์ง€ํšจ image

๋ฐ•์ง€ํšจ

"Tidak, aku mencarimu karena aku tidak tahu di mana kamu berada!!"

์ด์ง€์€ image

์ด์ง€์€

"..."

Geng pengganggu senior Ong Seong Wu, Jihyo

๋ฐ•์ง€ํšจ image

๋ฐ•์ง€ํšจ

"Apa ini?"

์˜น์„ฑ์šฐ image

์˜น์„ฑ์šฐ

"Ada hal seperti itu"

์˜น์„ฑ์šฐ image

์˜น์„ฑ์šฐ

"Turun duluan"

์ด์ง€์€ image

์ด์ง€์€

"Ya..." (Membuka pintu dan mencoba keluar)

๋ฐ•์ง€ํšจ image

๋ฐ•์ง€ํšจ

"Hei, berhenti."

์˜น์„ฑ์šฐ image

์˜น์„ฑ์šฐ

"Apa yang sedang kamu lakukan?"

๋ฐ•์ง€ํšจ image

๋ฐ•์ง€ํšจ

"Melindungi sesuatu?"

์˜น์„ฑ์šฐ image

์˜น์„ฑ์šฐ

"Berhenti bicara omong kosong, Lee Ji-eun, turunlah."

๋ฐ•์ง€ํšจ image

๋ฐ•์ง€ํšจ

"Jangan pergi, tunggu" (Mendekat ke arah Lee Ji-eun)

๋ฐ•์ง€ํšจ image

๋ฐ•์ง€ํšจ

"Um..." (Lee Ji-eun memegang dagunya dan mengangkatnya)

์ด์ง€์€ image

์ด์ง€์€

"...?"

menakutkan ...

๋ฐ•์ง€ํšจ image

๋ฐ•์ง€ํšจ

"...ใ…Ž" (Melihat ke atas dan ke bawah dengan mataku)

์ด์ง€์€ image

์ด์ง€์€

"...?? "

Ugh... apa yang harus saya lakukan?

๋ฐ•์ง€ํšจ image

๋ฐ•์ง€ํšจ

(memegang dagu penulis dan menariknya ke arahnya)

๋ฐ•์ง€ํšจ image

๋ฐ•์ง€ํšจ

(Berbisik) "Hanya kamu?"

์ด์ง€์€ image

์ด์ง€์€

"Hah?"

๋ฐ•์ง€ํšจ image

๋ฐ•์ง€ํšจ

(Berbisik) "Sudah kubilang jangan bersikap seperti itu"

์ด์ง€์€ image

์ด์ง€์€

"T..ya.. "

์˜น์„ฑ์šฐ image

์˜น์„ฑ์šฐ

"Apa yang kau katakan sampai membuatnya takut?"

๋ฐ•์ง€ํšจ image

๋ฐ•์ง€ํšจ

"Tidak juga? Saran, nasihat?"

๋ฐ•์ง€ํšจ image

๋ฐ•์ง€ํšจ

"Semoga masa sekolahmu menyenangkan, haha"

์ด์ง€์€ image

์ด์ง€์€

(Melihat ke tanah)

Apa yang telah saya lakukan?

์˜น์„ฑ์šฐ image

์˜น์„ฑ์šฐ

"Apa yang kamu lakukan?"

๋ฐ•์ง€ํšจ image

๋ฐ•์ง€ํšจ

(Kepada Ji-eun) "Sudah kubilang aku tidak melakukan apa pun."

์˜น์„ฑ์šฐ image

์˜น์„ฑ์šฐ

"Kalau kau bicara omong kosong, aku akan merobek mulutmu."

๋ฐ•์ง€ํšจ image

๋ฐ•์ง€ํšจ

"Kenapa, ini bukan lelucon"

์˜น์„ฑ์šฐ image

์˜น์„ฑ์šฐ

"Baiklah kalau begitu"

๋ฐ•์ง€ํšจ image

๋ฐ•์ง€ํšจ

"Ayo pergi Ong Seong Wu"

๋ฐ•์ง€ํšจ image

๋ฐ•์ง€ํšจ

"Itu menyenangkan~"

์ด์ง€์€ image

์ด์ง€์€

" Ya.. "

์˜น์„ฑ์šฐ image

์˜น์„ฑ์šฐ

" Ha.. " (Turun)

๋ฐ•์ง€ํšจ image

๋ฐ•์ง€ํšจ

(Lanjutkan ke bawah)

์ด์ง€์€ image

์ด์ง€์€

"Fiuh..." (kaki lemas)

์ด์ง€์€ image

์ด์ง€์€

"Hhh... Aku penasaran apakah kehidupan sekolahku akan baik-baik saja..."

Bel tanda dimulainya pelajaran kedua berbunyi ding dong dang dong๐Ÿ””

์ด์ง€์€ image

์ด์ง€์€

"Ya ampun, ini sudah berakhir..."

์ด์ง€์€ image

์ด์ง€์€

(Jatuh tiba-tiba)

_

๊ธ€์“ฐ๋Š”์—ฌ์ฃผ(์˜ image

๊ธ€์“ฐ๋Š”์—ฌ์ฃผ(์˜

Ha ha

๊ธ€์“ฐ๋Š”์—ฌ์ฃผ(์˜ image

๊ธ€์“ฐ๋Š”์—ฌ์ฃผ(์˜

Saya sedang menulis dan saya melihat momen ketika saya berusia delapan belas tahun dan saya sangat kesal sehingga saya hampir memukul diri sendiri.

๊ธ€์“ฐ๋Š”์—ฌ์ฃผ(์˜ image

๊ธ€์“ฐ๋Š”์—ฌ์ฃผ(์˜

Saya mencoba membuat satu serial per hari, tetapi itu sulit...

๊ธ€์“ฐ๋Š”์—ฌ์ฃผ(์˜ image

๊ธ€์“ฐ๋Š”์—ฌ์ฃผ(์˜

Oh, dan apakah semua orang tahu apa arti judulnya?

๊ธ€์“ฐ๋Š”์—ฌ์ฃผ(์˜ image

๊ธ€์“ฐ๋Š”์—ฌ์ฃผ(์˜

Jak.chu.go! Aku pernah pakai judul itu di karya lama, kamu ingat kan? ใ…‹ใ…‹

๊ธ€์“ฐ๋Š”์—ฌ์ฃผ(์˜ image

๊ธ€์“ฐ๋Š”์—ฌ์ฃผ(์˜

Saya akan langsung memberi tahu jawabannya.

๊ธ€์“ฐ๋Š”์—ฌ์ฃผ(์˜ image

๊ธ€์“ฐ๋Š”์—ฌ์ฃผ(์˜

Hobi penulis adalah membuat ubi jalar.

๊ธ€์“ฐ๋Š”์—ฌ์ฃผ(์˜ image

๊ธ€์“ฐ๋Š”์—ฌ์ฃผ(์˜

Baiklah kalau begitu, aku pamit dulu (kedipan mata -โ˜†)