[Selesai] pencuri sepeda
럽디자까
73.9K 355
Yuju
"Aku ingin bernyanyi"


- Sudut pandang Eunbi

Akhirnya, saya pindah dari rumah Yuna dan tinggal di rumah seorang teman.

Anak 1) "Hanya aku yang rumahnya kosong, haha."

Anak 1) "Apakah itu Eunbiji?"

(Young Eunbi) "Uh... ya..."

Kang Seulgi) "Namaku Seulgi. Kang Seulgi"

(Young Eunbi) "Oh, Seulgi, ayo kita berteman."

Kang Seulgi) "Apakah kamu ingin bermain di taman bermain di depan rumahku?"

(Young Eunbi) "Ugh, aku tidak terlalu suka berlarian."

Ketika aku menolak saran Seulgi,

Seulgi menatapku seolah-olah dia kesal karena sesuatu dan berkata

Kang Seulgi) "Kenapa, kamu sakit?!"

(Young Eunbi) "Tidak, kalau begitu ayo kita bermain saja! Haha."

Kang Seulgi) "Ya, hehe"

Meskipun aku menerimanya, masih ada sedikit kesedihan di wajah Seulgi.

.

.

,

Aku sedang bermain di taman bermain, dan napasku semakin terengah-engah.

Jadi... aku hendak pulang untuk mengambil obat,

(Young Eunbi) "Ah, Seulgi, bolehkah aku mengambil obat dari rumah?"

Kang Seulgi) "Obat jenis apa?"

(Young Eunbi) "Ah... ya... ini obat flu!!"

(Young Eunbi) "Ya, obat flu..."

Kang Seulgi) "Oke..!"

Aku meninggalkan tempat itu.

Kang Seulgi) "Hei Lee Ji-eun, Kim Chung-ha, Jeon Somi, kemarilah!"

Kang Seulgi) "Kupikir Jung Eunbi juga bajingan cacat?"

Lee Ji-eun) "Di mana itu?"

Kang Seul-gi) €"Sobat Nolteo"

(Kim Chung-ha) "N... Aku... tugas Ibu... eh... karena tugas itu...!"

Jeon Somi) "Uh... uh, aku... t... aku... karena perjalanan keluarga..."

Kang Seulgi) "Apa? Mereka berdua mau pergi ke mana."

Lee Ji-eun) "Aku merasakannya sekarang-"

.

.

,

(Young Eunbi) "Haa..."

Aku merasa lelah karena berjalan terlalu lama, dan

Stamina saya juga mulai menurun.

Karena aku terus berlarian dan bermain, selain merasa sangat lelah,

Aku bahkan tidak bisa minum obatku.

Singkatnya, aku sekarang menjadi yang 'terlemah'.

(Young Eunbi) "Ah... sial..."

Langkahku semakin berat, tapi tak ada yang bisa kulakukan.

Lee Ji-eun) "Eunbi, maukah kau pergi ke suatu tempat bersama?"

Lee Ji-eun meraih pergelangan tanganku dan pergi ke suatu tempat.

Biasanya aku akan menyingkirkannya dengan paksa, tapi

Aku sama sekali tidak bisa mengerahkan tenaga ke tubuhku.

(Young Eunbi) "Lepaskan... lepaskan aku..."

Dengan segenap kekuatanku, setiap kata

Jantungku terus berdebar kencang.

Lee Ji-eun) "Eun-bi, kita berteman, kan?"

(Young Eunbi) "Temanku... tidak mungkin... melakukan hal seperti ini..."

(Young Eunbi) "Lepaskan..."

.

.

,

Lee Ji-eun terus menyeretku sambil mengabaikan apa yang kukatakan,

Kang Seul-gi bahkan sudah sampai di tempat tujuan.

Kang Seulgi) "Kamu termasuk jenis disabilitas apa?"

(Young Eunbi) "J... J... A... Sebuah disabilitas... Sebuah disabilitas... Apa maksudmu..."

Lee Ji-eun) "Aku pergi mengambil obat karena kau bajingan punya disabilitas."

Kang Seulgi) "Jangan lagi bergantung pada kami."

Berdebar-

Kang Seulgi dan Lee Jieun hanya menyenggolku, tapi aku sudah kehabisan tenaga dan jatuh tersungkur di lantai.

Untuk saat ini, saya hanya bertahan.

Jika kamu sadar, kamu masih hidup...

Jika Anda tidak melakukan itu dan gagal

Kemungkinannya adalah... 50/50.


writer
Ah, seharusnya saya mengunggah ini pada hari Senin... Maafkan saya...