Tim Investigasi SVT

EP.24

๋ถ€์Šน๊ด€ image

๋ถ€์Šน๊ด€

Mama...

๋ถ€์Šน๊ด€ image

๋ถ€์Šน๊ด€

Ibu, bukalah matamu....

๋ถ€์Šน๊ด€ image

๋ถ€์Šน๊ด€

di bawah...

์˜์‚ฌ

Apakah Anda seorang wali?

๋ถ€์Šน๊ด€ image

๋ถ€์Šน๊ด€

Ya, benar sekali...

์˜์‚ฌ

Pasien tersebut pingsan saat makan siang.

์˜์‚ฌ

Aku tahu ini tidak bertanggung jawab, tapi... aku minta maaf.

์˜์‚ฌ

Keadaannya semakin memburuk...

๋ถ€์Šน๊ด€ image

๋ถ€์Šน๊ด€

di bawah...

๋ถ€์Šน๊ด€ image

๋ถ€์Šน๊ด€

Lalu...lalu mengapa harus pergi ke rumah sakit?

๋ถ€์Šน๊ด€ image

๋ถ€์Šน๊ด€

Kenapa aku harus meninggalkannya di rumah sakit!!!!

์˜์‚ฌ

Sungguh sebuah keajaiban bahwa kondisimu stabil hingga saat ini.

์˜์‚ฌ

Tidak ada lagi yang bisa kita lakukan.

์˜์‚ฌ

Anda harus mempersiapkan diri secara mental...

๋ถ€์Šน๊ด€ image

๋ถ€์Šน๊ด€

Silakan pergi

์˜์‚ฌ

...

์˜์‚ฌ

Ya

๋ถ€์Šน๊ด€ image

๋ถ€์Šน๊ด€

...

๋ถ€์Šน๊ด€ image

๋ถ€์Šน๊ด€

es kopi!!!!

๋ถ€์Šน๊ด€ image

๋ถ€์Šน๊ด€

Saat Ibu membuka matanya... Saat Ibu bisa berjalan...

๋ถ€์Šน๊ด€ image

๋ถ€์Šน๊ด€

Dulu saya lebih sering datang...

๋ถ€์Šน๊ด€ image

๋ถ€์Šน๊ด€

di bawah...

ํ”ผํ•ด์ž

Terima kasih telah menyambut saya seperti ini.

ํ”ผํ•ด์ž

Saya masih berhutang budi kepada para detektif.

ํ™์ง€์ˆ˜ image

ํ™์ง€์ˆ˜

Terima kasih kembali

ํ™์ง€์ˆ˜ image

ํ™์ง€์ˆ˜

Ini tugas kita

๋ถ€์Šน๊ด€ image

๋ถ€์Šน๊ด€

...

ํ™์ง€์ˆ˜ image

ํ™์ง€์ˆ˜

Hei, Seungkwan

ํ™์ง€์ˆ˜ image

ํ™์ง€์ˆ˜

Mengapa kamu datang begitu cepat?

ํ™์ง€์ˆ˜ image

ํ™์ง€์ˆ˜

Mengapa kamu keluar saja daripada menunggu di sana?

๋ถ€์Šน๊ด€ image

๋ถ€์Šน๊ด€

...

ํ™์ง€์ˆ˜ image

ํ™์ง€์ˆ˜

Seungkwan

ํ™์ง€์ˆ˜ image

ํ™์ง€์ˆ˜

Apakah kamu menangis?

๋ฌธ์ค€ํœ˜ image

๋ฌธ์ค€ํœ˜

๐Ÿ“ž-Ya, kurasa sebaiknya kita percaya itu dalam situasi saat ini.

๋ฌธ์ค€ํœ˜ image

๋ฌธ์ค€ํœ˜

๐Ÿ“ž-Tapi jangan bertindak gegabah

๋ฌธ์ค€ํœ˜ image

๋ฌธ์ค€ํœ˜

๐Ÿ“ž-Jika Choi Han-sol adalah orang yang tidak memiliki hubungan keluarga

๋ฌธ์ค€ํœ˜ image

๋ฌธ์ค€ํœ˜

๐Ÿ“ž-Tentu saja, penyelidikan ini akan mengakibatkan kami dikeluarkan dari kepolisian...!!

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

Saya selalu mengingat hal itu.

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

Saya tidak tahan dengan pasokan makanannya.

๋ฌธ์ค€ํœ˜ image

๋ฌธ์ค€ํœ˜

๐Ÿ“ž-Ini adalah anak yang tidak berperasaan

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

Dari mana kamu belajar mengatakan itu?

์ „์›์šฐ image

์ „์›์šฐ

Tapi Moon Jun-hwi, apakah kau akan pulang?

๋ฌธ์ค€ํœ˜ image

๋ฌธ์ค€ํœ˜

๐Ÿ“ž-Bagaimana kau tahu? Aku bahkan bukan seorang telepati

์ „์›์šฐ image

์ „์›์šฐ

Karena ini adalah telepon kantor.

๋ฌธ์ค€ํœ˜ image

๋ฌธ์ค€ํœ˜

๐Ÿ“ž- Salah satu tokoh kunci dalam tim investigasi pembunuhan, Moon Jun-hwi, seorang pekerja perawatan kantor, tidak boleh ketinggalan.

๋ฌธ์ค€ํœ˜ image

๋ฌธ์ค€ํœ˜

๐Ÿ“ž-Ke rumah mana saya harus mengarahkan Anda?

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

Pak, apakah Anda keras kepala lagi?

๋ฌธ์ค€ํœ˜ image

๋ฌธ์ค€ํœ˜

๐Ÿ“ž-Apakah hanya saya yang merasa begitu?

๋ฌธ์ค€ํœ˜ image

๋ฌธ์ค€ํœ˜

๐Ÿ“ž-SVT kami... Aku sangat tidak sabar karena aku bahkan tidak bisa meminta Jeonghan hyung untuk melakukannya