Apakah semuanya hanya tentang ketampanan? [Solbu/bl]
Episode 4.




์ตํ์
" ?"


์ตํ์
"Sungguh sebuah kesalahpahaman"


์ต์น์ฒ
"Apakah itu kesalahpahaman yang benar-benar bisa menyakiti Seung-kwan?"


์ตํ์
"Oh, sakit kalau kakiku terinjak. Apa kau mengatakan sesuatu yang menyakitkan seperti itu?"


์ต์น์ฒ
"..."


์ตํ์
" ? Sungguh? "


์ต์น์ฒ
"Bukan itu..."



์ตํ์
"Oh, kapan saya harus sekolah?"


์ต์น์ฒ
"Sampai jumpa dalam seminggu?"


์ตํ์
"ya"





๋ถ์น๊ด
"Ugh.."

Saat ini, sama seperti dulu, kota ini penuh dengan orang...

Tempat itu cerah dan penuh warna.


๋ถ์น๊ด
"Terkadang aku meneteskan air mata..."



๊น๋ฏผ๊ท
"Nona, apakah Anda belum merasa lebih baik?" (dengan suara pelan)


์ด์๋ฏผ
"Bagaimana aku bisa tahu...;; Ugh, ini bukan sindrom SMP, ini sindrom SMA"


๊น๋ฏผ๊ท
"Aku mau menjualnya, haruskah aku pergi?"


์ด์๋ฏผ
"Ya..."



๋ถ์น๊ด
"Ini tidak akan berhasil di negara bagian ini..."


๋ถ์น๊ด
"Gunakan itu.. ha.. "


๋ถ์น๊ด
"Siapa yang mau makan tteokbokki!!"

....


๋ถ์น๊ด
"Ya ampun..."


๋ถ์น๊ด
"Aku akan menembak!!"


์ด์๋ฏผ
"Aku!!! Aku, aku!"


๊น๋ฏผ๊ท
"Nananananananana! Hai nanananananananana"


๋ถ์น๊ด
"..."


๋ถ์น๊ด
"Yang sebenarnya.. ๐คฆโโ๏ธ"


Perlahan, Boo Seung-kwan dan teman-temannya

Sambil menyantap makanan lezat

Seiring waktu berlalu, anak laki-laki itu mulai lupa.

...

Aku lupa...

Lupa...?




Bang bang

...


์ตํ์
" Hai.. "

์ ์๋
"Oke, Hansol, karena kamu datang dari luar negeri, kalian harus banyak membantunya, oke?"

Ya!!!



๋ถ์น๊ด
"..."

Ttudun

Mengapa kau muncul di hadapanku?

Mengapa kamu terus muncul~



๊น๋ฏผ๊ท
" ๐คฆโโ๏ธ "


์ด์๋ฏผ
" ๐คฆโโ๏ธ "


Ck.



๋ถ์น๊ด
"Tampan"

.

.
