"Seseorang tolong pahami isi hatiku..."

-11-

Mohon maaf atas perkembangan yang tiba-tiba ini.

Saya tidak lagi memiliki keberanian untuk memimpin pekerjaan ini.

Aku sangat membenci penulis yang tidak bertanggung jawab.

๊น€์—ฌ์ฃผ

Apa sebenarnya yang sedang terjadi?

๊น€์—ฌ์ฃผ

Saya belum bertemu lagi dengan pria yang menyuruh saya menghubunginya sejak saat itu.

๊น€์—ฌ์ฃผ

"Apa yang sedang terjadi.."

๊น€์—ฌ์ฃผ

'Seperti yang sudah diduga, aku tidak punya siapa pun yang mendukungku...'

๊น€์—ฌ์ฃผ

"di bawah.."

Saya pergi ke sekolah

Sambil bekerja paruh waktu

Ketika orang tua itu dilupakan

Saya menerima pesan teks.

๋ฏผ์œค๊ธฐ image

๋ฏผ์œค๊ธฐ

- Mahasiswa, maafkan saya.

๋ฏผ์œค๊ธฐ image

๋ฏผ์œค๊ธฐ

- Apakah aku terlambat..? lol

๋ฏผ์œค๊ธฐ image

๋ฏผ์œค๊ธฐ

- Pada titik ini, siswa tersebut mungkin sudah melupakan saya.

๋ฏผ์œค๊ธฐ image

๋ฏผ์œค๊ธฐ

- Maaf, saya tidak bisa menghubungi Anda.

๋ฏผ์œค๊ธฐ image

๋ฏผ์œค๊ธฐ

- Mulai sekarang...kau tak akan melihatku lagi...ใ…Ž

๋ฏผ์œค๊ธฐ image

๋ฏผ์œค๊ธฐ

- Mahasiswa... Tidak apa-apa kalau saya tidak membantumu... Kamu bisa mengatasinya, kan?

๋ฏผ์œค๊ธฐ image

๋ฏผ์œค๊ธฐ

- Terakhir... maaf ya... haha

Apakah satu kata 'Saya minta maaf' begitu menyedihkan?

Saat aku berpikir seperti ini, berita mengatakan

Ketua M Group, Min Yoon-gi, Ditemukan Meninggal di Rumahnya

Saya melihat gambar wajah pria tua itu dengan judul ini.

Ponselku terjatuh...

Aku mengatakan ini sambil menatap wajah lelaki tua itu di layar.

๊น€์—ฌ์ฃผ

"Apakah kamu mengirim ini pada saat itu...?"

๊น€์—ฌ์ฃผ

"Hanya kamu yang memperlakukanku dengan hangat..."

๊น€์—ฌ์ฃผ

"Terima kasih, Pak."

.

.

.

9 Maret 2020 "Seseorang tolong pahami isi hatiku..." Selesai

Terima kasih kepada semua pembaca yang telah membaca sampai sejauh ini ๐Ÿ˜Š

Saya akan kembali dengan karya baru ketika saya sudah bisa bertanggung jawab penuh atasnya.

Terima kasih ๐Ÿค—