Kakak-kakak laki-laki lebih menghormati adik bungsu.
Episode 18



์ ์ ๊ตญ
Jang Won-young!!

Tup -


์ฅ์์
...apa, mengapa


์ ์ ๊ตญ
Sudah kubilang jangan berteriak di tempat umum.


์ ์ ๊ตญ
Kenapa kamu berteriak dan membuat masalah?!


์ฅ์์
saya juga .. !!


์ฅ์์
Aku juga takut...


์ ์ ๊ตญ
...


์ฅ์์
Saudaraku, yang tadi tersenyum cerah, tiba-tiba tertabrak mobil dan menatapku dengan ekspresi kosong, berdarah...


์ฅ์์
Aku takut aku akan kehilangan saudaraku...


์ฅ์์
Tapi mengapa tidak ada seorang pun yang mengerti perasaanku?


์ ์ ๊ตญ
Wonyoung...


์ฅ์์
Jimin oppa pasti lebih takut dan lebih kesakitan... tapi...


์ฅ์์
Aku juga menontonnya dari awal... Aku juga takut...


์ฅ์์
Terkadang dia muncul dalam mimpiku... Terkadang saat aku memejamkan mata, aku melihat wajah Jimin oppa...

Po-ok -

Jungkook meraih pergelangan tanganku saat aku menangis dan berbicara, lalu memelukku erat.


์ฅ์์
Matikan... Hehe... Hehe


์ ์ ๊ตญ
Maaf... Aku tidak mengerti perasaan Wonyoung...


๊นํํ
Jungkook Jeon!


์ฅ์์
Ugh...

Aku membenamkan wajahku di pelukan Jeongguk.


์ ์ ๊ตญ
Tsdam tsdam - ))


์ฅ์์
Hehehe..


๋ฐ์ง๋ฏผ
Apa .. ?


์ ์ ๊ตญ
Nanti aku jelaskan saat sampai di rumah, anak itu kelihatannya mengantuk sekarang.


์ฅ์์
Ugh... Aku mengantuk...


์ ์ ๊ตญ
Oke, oke?


์ฅ์์
Saya Angjoli... Tidak... Saya mengantuk...


์ ์ ๊ตญ
Selamat malam -

Jungkook menggendong Wonyoung pulang seperti seorang putri.


ํ ๋ผ๊ฟ
Apakah ini sisi Bahind? Tidak terlalu panjang ๐ญ๐ญ
