Kepada Anda yang telah menerima diagnosis penyakit terminal.

+1.0 (kepada Anda 3 tahun yang lalu)(2)

์ •์—ฌ์ฃผ

Apakah Anda kehabisan kata-kata?

์ •ํ˜ธ์„ image

์ •ํ˜ธ์„

Aku minta maaf karena telah memukulmu tadi.

Aku memberimu botol dan obat!๐Ÿ‘ฟ

Tiba-tiba dia bersandar di bahuku dan menghela napas.

์ •์—ฌ์ฃผ

Oh!?

์ •ํ˜ธ์„ image

์ •ํ˜ธ์„

Meskipun hanya untuk waktu yang singkat

์ •ํ˜ธ์„ image

์ •ํ˜ธ์„

Bisakah aku bersandar padanya...?

์ •์—ฌ์ฃผ

Oh, saya mengerti.

์ •ํ˜ธ์„ image

์ •ํ˜ธ์„

Ugh...ugh

์ •์—ฌ์ฃผ

Berteriaklah dengan keras

์ •์—ฌ์ฃผ

Anak laki-laki

์ •ํ˜ธ์„ image

์ •ํ˜ธ์„

Itu adalah hal yang sangat keren untuk dikatakan.

์ •ํ˜ธ์„ image

์ •ํ˜ธ์„

Apa yang kamu katakan tadi hanyalah omong kosong yang kamu lontarkan begitu saja kepadaku.

์ •ํ˜ธ์„ image

์ •ํ˜ธ์„

Itu keren

์ •์—ฌ์ฃผ

Apakah itu sebabnya kamu bilang tadi keren?

์ •ํ˜ธ์„ image

์ •ํ˜ธ์„

Hah

์ •์—ฌ์ฃผ

Yah... itu untunglah...

Terkadang, kata-kata yang kita lontarkan bisa menjadi pisau.

Ini bisa menjadi sebuah kekuatan.

Anda tidak bisa mengubah hidup seseorang hanya dengan satu kata.

Momen itu bisa diubah.

์ •์—ฌ์ฃผ

๐Ÿ˜‰

๋งˆ์•ผํ† ๋ผ

Bisakah saya membuat fanfic kedua?

๋งˆ์•ผํ† ๋ผ

Ada sebuah buku yang baru-baru ini saya baca dan menurut saya menarik.

๋งˆ์•ผํ† ๋ผ

Saya ingin membuat karya sekunder...