dongeng fantasi

โ™งDongeng Fantasi_01โ™ง









Pintu perpustakaan terbuka dengan suara gemerincing, dan aroma yang familiar memenuhi hidungku. Ah - itu aroma favoritku: bunga sakura.





Aroma Woong yang tajam namun manis menyelimuti leherku. Dia pasti datang menemuiku lagi, dengan aroma parfum yang menyengat. Aku melihat pergelangan tangan Woong, mengenakan jam tangan dan gelang yang serasi. Mataku, yang sebelumnya tertuju pada huruf-huruf kecil, kini beralih ke lengannya.



"Apa yang sedang kamu lakukan?"

"Tidak tahukah kamu? Kamu sedang membaca buku."

"Tidak... Aku juga tahu itu, tapi buku jenis apa ini? Kenapa Yeoju ini, yang biasanya menggelengkan kepala hanya dengan mendengar kata 'buku', malah bertanya 'buku'?"

"Aku hanya... mengambil sebuah buku yang jatuh ke lantai saat pulang kerja kemarin, lalu aku membacanya dan merasa cukup menarik."

"Apa yang ada di lantai? Sudah kubilang jangan mengambil benda-benda aneh, kan, pahlawan wanita?"



Aku mengalihkan pandanganku kembali ke buku, seolah tak tertarik lagi dengan omelan Woong yang sudah terlalu sering kudengar. Kemudian, dia meraih kepalaku dengan tangan yang kuat dan menarikku kembali. Aroma manis dan harum bunga sakura menyelimutiku lebih intens lagi. Untuk sesaat, aku fokus padanya, bukan pada buku tebal itu. Itu adalah satu-satunya saat aku tidak terpikat oleh buku tersebut.




















Aku nggak bisa tidur jadi aku akan langsung minum satu dan pergi๐Ÿคญ