Cara merayu pria dingin

7

Ketuk ketuk -

- Jihuna...

- Hei, ayo masuk dulu.
- Apakah kamu menangis?

- Tidak... aku tidak menangis.

- Meskipun matamu merah?

- Ya, aku menangis...

- Ayo, aku akan memelukmu.

Po-ok -

- Ugh... *menghela napas*

- Mengapa saudaraku begitu marah?
- Bisakah kamu memberitahuku?

- Ooooh..
- Oke... Aku tidak masuk sekolah hari ini...

- huh

- Tapi... aku dapat pesan singkat dari anak-anak...
- Anak-anak yang bergaul denganku suka bergosip dan menyebarkan rumor.
- Menderita sakit saja sudah cukup menyedihkan... tapi dikhianati oleh teman sendiri jauh lebih menyedihkan... kan?

- Kamu pasti mengalami masa-masa sulit, saudaraku.
- Apakah kamu ingin bersamaku hari ini?
- Karena sudah larut malam

- Denganmu..?
- Ya..

Kurasa aku tidak seharusnya meninggalkan Soonyoung sendirian di hari-hari seperti ini.
Aku memutuskan untuk tidur di rumah Sunyoung.

- Hei, benarkah tadi kamu bilang merindukanku?

- Ya... Benarkah?

- Kalau begitu, menurutku sekarang sudah waktunya kita membicarakannya.

- Apa.. ?

- Aku menyukaimu, hyung.

- .....saya juga
- Aku juga menyukainya

Aku mencium Sunyoung.
Rasanya menyenangkan dan ciumannya manis.
Jangan menangis lagi.
Karena aku ada di sini.