TUJUH BELAS "BICARA"

#47 Termuda.. Kamu beneran pengen minum sebanyak itu? ((Agak panjang ya haha)

Harap diingat bahwa ini adalah fiksi penggemar virtual kecil... hehe











photophotophotophoto




Tiroli-



((Seok, Coup, Jeong, dan Juni keluar))




Lee Ji-hoon: Di mana sih orang-orang ini?

Dering yang melelahkan...


Klik-

Lee Ji-hoon: ? Ya?

???: Ini kantor polisi.

???: Apakah Anda wali dari Lee Chan?

Lee Ji-hoon: Ya.


???: Tuan Lee Chan sudah hadir sekarang.

Lee Ji-hoon: Benarkah? Lee Chan saat ini berada di ruang gawat darurat...

Lee Ji-hoon: Silakan periksa lagi dan hubungi saya.


Berdebar-


Yoon Jung-han: Apa? Kantor polisi?

Lee Ji-hoon: Pertama-tama, ruang gawat darurat adalah yang paling mendesak.


.





.




.





.


-Ruang gawat darurat


Choi Seung-cheol: Permisi...apakah Lee Chan ada di sini?




??? : Hai...



Choi Seung-cheol: ...Boo Seung-kwan?



??? : ...Ya?


Choi Seung-cheol: ...Kenapa orang ini?


???: Ah... karena kamu mabuk, kami
Saat ini kami sedang melakukan inspeksi...


Choi Seung-cheol: Mengapa dia Lee Chan?

???: Di kartu identitas saya... tertulis Lee Chan...





(Jadi, jika kita mencoba menyelesaikan kasus ini)


Chan, yang sedang mabuk, tidak bisa mengemasi tasnya.

Seungkwan mengambil tas itu

Mereka berdua berpisah.

Seung-gwan berbaring di pinggir jalan.


Lalu Chani....kantor polisi!?!?!!?






Lee Ji-hoon: (Seseorang yang memahami situasi)


Lee Ji-hoon: Hei hei hei hei Lee Seok-min, keluarlah




.





.




.




kantor polisi


Lee Ji-hoon: ...Apakah Lee Chan ada di sini?


Lee Chan: ((Di dalam jeruji besi)) Woof~Wow~!


Lee Seok-min:'Kue beras bukanlah manusia.


Lee Seok-min: Manusia menjadi seperti kue beras. Itulah pelajaran hari ini.



Lee Ji-hoon: Hei... ugh... bau apa itu?



(Jadi, untuk meringkas situasi ini)


Chan-i, yang sedang berjalan sendirian, baru menyadari bahwa tasnya

Aku ingat.


Setelah mabuk

Memegang kantong sampah makanan

Aku mau tidur.


Saya mencoba membawanya lagi di kereta bawah tanah.

Warga mengambilnya


Chan-i mengira seseorang mencuri tasnya dan mulai membuat keributan.

Dia menempelkannya ke wajah petugas polisi itu.





Jadi saya datang ke kantor polisi...


Chani tidak bisa mengingat namanya sendiri.



Chan-i akhirnya mengingat nama itu setelah beberapa saat.

Saya memberi tahu polisi



Karena aku bilang tidak


Aku melakukan ini karena aku sangat marah


Lee Ji-hoon dan Lee Seok-min hadir.



.





 

.




Lee Ji-hoon: (Seseorang yang memahami situasi ini lagi)




Lee Ji-hoon: (Ledakan besar) Kamu. Mulai besok, jangan pulang ke rumah!!!!!!



Lee Seok-min: (memberikan uang cucian kepada polisi)



Lee Seok-min: ...Lempar saja dia (Chan) ke dalam mesin cuci.






.




.




Ini panjang banget.. hahahaha

Tetap saja, silakan tinggalkan komentar ya hahaha




         



Jika kamu tidak mengerti, beri tahu aku di kolom komentar! Haha

ㅡ ((Saya penulis yang sangat buruk)) ㅡ



*Aku membawakanmu sebuah cerita dari instruktur Lee Ji-young!! haha