
Saat sedang bermain dengan Jungkook, aku menerima telepon dari Taehyung. Dia tampak terburu-buru, jadi aku bilang pada Jungkook bahwa aku akan keluar sebentar dan akan segera kembali. Aku terkesan karena Jungkook langsung menerima ajakanku.
"Anda sudah berada di sana?"
"Ya. Ada apa?"
"Hei nona... bagaimana pendapatmu tentang Jeongguk?"
"Um... Jungkook? Adik laki-laki yang baik, imut, dan tak tergantikan?"
"Lalu aku??"
"Kamu? Um... Sahabatku yang berharga, yang telah bersamaku sejak lama dan akan terus bersamaku di masa depan!"
"Jadi begitu..."
Saat aku bertemu Taehyung, dia tiba-tiba bertanya apa pendapatku tentang Jungkook dan diriku. Ketika aku menjawab tanpa ragu-ragu, Taehyung tampak sedang berpikir sesuatu.
"...Bagaimana jika hubungan kita menjadi canggung dan renggang karena suatu alasan?"
“Kita perlu segera menyelesaikan ini dan kembali ke keadaan semula.”
Mari kita jawab pertanyaan ini lagi. Dia tampak berpikir lagi, lalu membuka mulutnya.
"Nyonya saya."
"Hah?"
"Aku menyukaimu. Bukan sebagai teman, tapi sebagai kekasih."
"...eh?"
"Aku menyukaimu."
Taehyung menghampiriku dengan senyum tipis.
──────────
Cadangan...
Episode selanjutnya akan singkat..!
❤❤❤
