Merayu para lansia yang lebih tua

006

Jadi kami keluar dari rumah sakit.

Aku berjalan di sepanjang jalan saat matahari terbenam, lebih indah dari hari-hari lainnya.

์œค์ •ํ•œ image

์œค์ •ํ•œ

Mulai sekarang jangan sakit lagi ya, oke?

์ •์—ฌ์ฃผ

Ya... haha โ€‹โ€‹terima kasih banyak sebelumnya

Dan ada sebuah tas kecil di tangan pria lanjut usia itu.

์œค์ •ํ•œ image

์œค์ •ํ•œ

Jookiya, aku membuat ini saat kau sedang menemuiku.

์œค์ •ํ•œ image

์œค์ •ํ•œ

Saya belum pernah memasak sebelumnya, tetapi saya makan dengan sepenuh hati.

์ •์—ฌ์ฃผ

Ya...?

์œค์ •ํ•œ image

์œค์ •ํ•œ

Jika Anda merasa akan pingsan setelah makan sesuatu yang pedas, dinginkan diri dengan bubur.

์œค์ •ํ•œ image

์œค์ •ํ•œ

Jika saya makan makanan pedas, saya akan sakit lagi.

์ •์—ฌ์ฃผ

Wow... aku sangat terharu

Dan di dalam amplop yang dia berikan kepadaku, ada juga sebuah surat kecil tulisan tangan.

์ •์—ฌ์ฃผ

Terima kasih banyak dan saya minta maaf.

์œค์ •ํ•œ image

์œค์ •ํ•œ

Apa yang perlu disesali? Siapa pun bisa sakit.

Air mata menggenang di mataku.

Kami berjalan dalam diam untuk beberapa saat.

Aku berjalan sebentar sambil memikirkannya lagi.

์ •์—ฌ์ฃผ

Astaga, ini bukan arah ke rumah senior Anda.

์œค์ •ํ•œ image

์œค์ •ํ•œ

Bukankah ini arah rumahmu?

์ •์—ฌ์ฃผ

Bukan rumahku, tapi rumah kakakku.

์œค์ •ํ•œ image

์œค์ •ํ•œ

Kupikir aku akan mengajakmu ke rumahku?

์œค์ •ํ•œ image

์œค์ •ํ•œ

Apakah Anda merasa tidak nyaman?

์ •์—ฌ์ฃผ

Tidak๐Ÿฅบ Aku hanya sangat bersyukur

์œค์ •ํ•œ image

์œค์ •ํ•œ

ใ…‹ใ…‹ใ…‹ใ…‹ใ…‹ Bagaimana jika seseorang menculik gadis secantik itu di malam hari?

์œค์ •ํ•œ image

์œค์ •ํ•œ

Aku harus melindungimu

์ •์—ฌ์ฃผ

Sudah berapa kali kamu membuatku menangis hari ini?

์œค์ •ํ•œ image

์œค์ •ํ•œ

Apakah ini rumahmu?

์ •์—ฌ์ฃผ

Bagaimana kamu tahu itu...?

์œค์ •ํ•œ image

์œค์ •ํ•œ

Sudah kubilang terakhir kali~ใ…‹ใ…‹ใ…‹

์œค์ •ํ•œ image

์œค์ •ํ•œ

Kamu bahkan tidak ingat apa yang kamu katakan??

Dia adalah orang yang sangat sensitif.

Aku baru ingat sekilas apa yang baru saja kukatakan... dan aku peduli akan hal itu.

์œค์ •ํ•œ image

์œค์ •ํ•œ

Ayo, pulanglah

์œค์ •ํ•œ image

์œค์ •ํ•œ

Jangan berkeliaran di malam hari lagi

์ •์—ฌ์ฃผ

Ya!! Selamat tinggal juga untukmu, senior!!

Aku memimpin tubuh yang lelah dan sakit.

Saya membuka bubur yang diberikan senior saya tadi.

Tidak banyak yang ada.

Yang tersisa hanyalah kematian dan surat tulisan tangannya.

์ •์—ฌ์ฃผ

...

Saat aku membuka surat tulisan tangan itu

Aku tidak percaya, bukan sedikit, tapi sangat tidak percaya.

"Jangan sampai sakit, makanlah dengan baik, jangan makan makanan pedas, dan jagalah dirimu."

"Dan..."

"Kamu mau pergi nonton film akhir pekan ini? Aku yang akan belikan tiketnya."

Dia mengajakku berkencan.

์ •์—ฌ์ฃผ

Apa...apa ini?

Aku langsung membuka mata lebar-lebar melihat pemandangan yang luar biasa itu.

"Jika Anda tidak keberatan, hubungi saya."

Diakhiri dengan tulisan tangannya yang bengkok,

์ •์—ฌ์ฃผ

Ini adalah sudut

Aku masuk ke tempat tidur, menarik selimut menutupi tubuhku, dan menghubungi atasanku.

์ •์—ฌ์ฃผ

Silakan baca.

Setelah beberapa saat, saya menerima telepon.

์œค์ •ํ•œ image

์œค์ •ํ•œ

.

์ •์—ฌ์ฃผ

Aku jadi gila ใ… ใ… ใ… 

์ •์—ฌ์ฃผ

Aku sangat gembira

์œค์ •ํ•œ image

์œค์ •ํ•œ

.

์ •์—ฌ์ฃผ

Gila... gila...

((Bukankah ini hampir seperti kencan?