Kimia
Episode 11


Tokoh protagonis wanita berlari ke rumah Subin setelah menerima pengakuan cinta dari Subin.

(telepon berdering)


μ μλΉ
πHalo

νμ¬μ£Ό
πAku sedang di depan rumahku sekarang, keluarlah sebentar


μ μλΉ
Saudari!!

νμ¬μ£Ό
Hai....


μ μλΉ
Ayo masuk dan bicara!!

νμ¬μ£Ό
Kamu...apa itu??


μ μλΉ
Ah haha ββββapakah kamu melihat pengakuan cintaku??

νμ¬μ£Ό
eh...


μ μλΉ
Benar sekali!! Aku suka kakak perempuan itu!!

νμ¬μ£Ό
Ugh...kenapa??


μ μλΉ
Yah...kamu adalah orang pertama yang membuat jantungku berdebar.


μ μλΉ
Sepanjang hidupku, aku telah menerima banyak sekali pernyataan cinta hanya karena aku tampan dan pandai dalam pelajaran, tetapi tak satu pun dari pernyataan itu yang membuat hatiku berdebar.

νμ¬μ£Ό
Jadi, sejak kapan kamu mulai menyukaiku?


μ μλΉ
Sejak pertama kali aku melihatmu

νμ¬μ£Ό
Saat pertama kali saya melihatnya, memang seperti itu??


μ μλΉ
Tidak, itu lebih tua dari itu.

νμ¬μ£Ό
???


μ μλΉ
Saat saya duduk di kelas tiga SMA, saya bertemu kakak perempuan saya dalam perjalanan pulang sekolah.


μ μλΉ
Namun saat itu, kakak perempuan saya sedang membantu seorang lansia di jalan.


μ μλΉ
Sampai sekarang, anak-anak yang menyukai saya hanya melakukan kerja sukarela untuk memenuhi jam kerja sukarela mereka...


μ μλΉ
Aku menyukainya sejak saat itu.


μ μλΉ
Lalu aku sengaja mencari tahu tentang kakak perempuanku dari orang-orang di sekitarku, dan kami bahkan kuliah di universitas yang sama, kan??

νμ¬μ£Ό
Hahahaha, apakah kamu seorang penguntit??? Apakah kamu mencuri informasi orang lain??


μ μλΉ
Ah... Kakak!! Bagaimana kalau aku merusak suasana!!! Alurnya jadi kacau

νμ¬μ£Ό
Apa yang harus saya lakukan?


μ μλΉ
Lalu bagaimana denganmu, saudari?

νμ¬μ£Ό
Hah??


μ μλΉ
Apakah kamu menerima pengakuanku?

νμ¬μ£Ό
Uh... itu...

νμ¬μ£Ό
Bisakah Anda memberi saya sedikit waktu untuk memikirkannya?


μ μλΉ
Baiklah kalau begitu

νμ¬μ£Ό
Baiklah, saya permisi dulu... Sampai jumpa besok.

Keesokan harinya, dan hari setelahnya, Subin tidak terlihat di mana pun.

νμ¬μ£Ό
Astaga.... Aku tanya anak-anak dan mereka bilang mereka mau sekolah....

νμ¬μ£Ό
Apakah kamu menghindariku???

νμ¬μ£Ό
Mengapa?? Mengapa harus begitu??

Ding dong ding dong~


μ μλΉ
Siapa kamu...?


μ μλΉ
Saudari....??

νμ¬μ£Ό
Apa yang terjadi di sini, saudari...?

νμ¬μ£Ό
Hei!!! Kenapa kamu menghindariku akhir-akhir ini??

νμ¬μ£Ό
Aku sedih banget gara-gara kamu!! Ya ampun!! γ γ γ γ γ


μ μλΉ
Saudari... apakah kamu menangis???

νμ¬μ£Ό
Hwaaaa ...


μ μλΉ
Ugh...kenapa kamu menangis...?

νμ¬μ£Ό
Kamu!! Kamu menghindariku akhir-akhir ini!!! Ugh!!

νμ¬μ£Ό
Jadi kamu tahu aku sudah tidak menyukaimu lagi, ugh!!!!

νμ¬μ£Ό
Aku juga menyukaimu, bye!!

νμ¬μ£Ό
Aku pikir kamu membenciku sekarangγ γ γ γ

νμ¬μ£Ό
Aku tadinya akan menerima pengakuanmu...


μ μλΉ
Terima kasih telah menerima pengakuanku, aku sayang kamu, Kak.

Soobin berkata sambil memeluk Yeoju erat-erat.

νμ¬μ£Ό
Murahan...γ γ γ γ Aku juga mencintaimu!! (hiks hiks)


μ μλΉ
Jangan menangis, saudari!!!! Aku akan menjadi orang jahat.

νμ¬μ£Ό
Itu benar!!


μ μλΉ
Hahaha, lucu sekali

Di belakang layar

Setelah sang tokoh utama pergi


μ μλΉ
Tulis... Bagaimana caranya agar adikku mau mengaku padaku?

μκΉ
Ya!! Orang pintar pasti mengerti maksudku><

Rating/Sonting_1115