Momen paling membahagiakan masih akan datang.
Penjara (1)



이여주
Selamat datang. Ya, harganya 3.800 won. Sampai jumpa.


이여주
...Sekarang pukul 02.38 pagi. Bukankah itu agak larut untuk seorang mahasiswa bekerja paruh waktu hingga larut malam? Aku sangat mengantuk.


이여주
Satu espresso dan satu cafe latte. Totalnya dua minuman, kan? Totalnya 6.200 won. Ya. Terima kasih.


이여주
Kemarin. Hari ini. Besok juga. Hari-hari akan berlalu seperti ini, bahkan tak mampu menunjukkan ekspresi yang tepat. Hingga senyum menghiasi wajahku.

[Nona Lee Yeo-ju, kami mohon maaf, tetapi Anda telah tereliminasi dari wawancara kedua perusahaan kami.]


이여주
Semuanya serba salah. Aku sudah kelelahan seharian, berurusan dengan pelanggan yang sulit, dan sekarang aku mendapat pesan teks yang menolak lamaran kerjaku. Tuhan benar-benar punya keahlian untuk memutarbalikkan hidupku.


이여주
Usia adalah penjara. Dan penjara yang sangat keras.


이여주
Aku sudah berusia 26 tahun, hanya bekerja paruh waktu sepanjang hari. Aku kelelahan. Aku bahkan tidak ingat kapan terakhir kali aku tersenyum dengan tulus.


이여주
Aku ingin menghancurkan jarum jam yang berputar terlalu cepat ini. Tapi yang bisa kulakukan hanyalah menembak jarum detik yang tak berdaya itu secara membabi buta; tidak ada hal lain yang bisa kulakukan.


이여주
Inilah bagian yang paling menyebalkan. Pekerjaan yang harus saya lakukan sangat membebani saya sehingga saya bahkan tidak bisa bangkit kembali, namun hal-hal yang sebenarnya ingin saya lakukan tidak terlaksana.


이여주
Serius, ini seperti anjing.