Arti dari Forget-Me-Not (Jangan Lupakan Aku)
Persiapan Ujian-03


Aku sedang duduk di meja kerjaku, menatap sebuah masalah yang sudah lama tidak kupahami.


- - -
Ha..

Kemudian getaran itu terdengar.


- - -
Hah? Panggilan telepon? Ini nomor tak dikenal...


----------------------


- - -
Halo?..Siapa ini?


정세운
Hah..?- - - Bukankah itu angka?

Itu namaku...siapa itu? Aku pernah mendengar suara itu di suatu tempat sebelumnya...


- - -
Ya, benar. Siapakah kamu?


정세운
Ah... Saya Jeong Se-woon...

Jeong... Seun? Ah! Nomor itu!! Aku tidak menyimpannya...


- - -
Oh! Maaf!! Aku lupa menyimpannya! Aku lupa...


정세운
Ah... oke...

Mengapa kau berbicara dengan suara sesedih itu... Aku jadi semakin merasa kasihan...


- - -
Tapi mengapa Anda menelepon?


정세운
Ah…itu…itu!!

??


정세운
Karena saya tidak bisa mencatat di halaman 148 buku teks...


- - -
Oh... Benarkah? Kalau begitu, aku akan memotretnya dan mengirimkannya padamu!!


정세운
Oh...oke! Terima kasih!


------------------

Saya membuka buku catatan saya untuk mencatat...


- - -
Ah... saya lupa menulis di halaman 146...

Pertama, saya segera mengirimkan catatan setebal 148 halaman itu, lalu menelepon lagi.

----------------------


정세운
Halo?


- - -
Oh, itu... Saya tidak punya catatan di halaman 146...


정세운
Ah! Kalau begitu, akan saya kirimkan ke Anda!!


- - -
Ya, terima kasih!

-----------------


- - -
Ah! Sebuah pesan telah tiba!!



- - -
Eh?......

Foto itu jelas-jelas berisi 148 halaman tulisan tangan. Padahal belum genap dua menit sejak saya mengirimkannya...


- - -
Fiuh...aku tidak tahu...aku perlu istirahat sebentar!

Aku meletakkan ponselku di meja dan beristirahat sejenak...

Aku bahkan tak bisa membayangkan apa yang akan terjadi setelah itu...