Pacar saya adalah Choi Seung-cheol, seorang detektif di unit kejahatan kekerasan.
05. Pacarku adalah Choi Seung-cheol, seorang detektif di unit kejahatan kekerasan.



์ฌ์ฃผ์๋ง
"Ya... aku di sini...!!"


์ฌ์ฃผ์๋ง
"Ji-eun...ada apa dengan wajahmu..."


์ด์ง์
"Ah... aku terjatuh saat berjalan di jalan... haha"


์ฌ์ฃผ์๋ง
"Sungguh..?"


์ด์ง์
"Ya... haha"


์ฌ์ฃผ์๋ง
"Ya ampun... Hati-hati..."


์ฌ์ฃผ์๋ง
"Tapi ada teman di sebelahmu...?"


์ต์น์ฒ
"TIDAK..."

์ด์ฌ์ฃผ
"Ya! Bu"

์ด์ฌ์ฃผ
"Teman kuliah haha"


์ฌ์ฃผ์๋ง
"Kamu tampan sekali~ใ "


์ฌ์ฃผ์๋ง
"Teman, siapa namamu?"


์ต์น์ฒ
"...Ini Choi Seung-cheol"


์ฌ์ฃผ์๋ง
"Di mana tempat kerja...?"


์ต์น์ฒ
"Saya bekerja di kantor polisi bersama Yeoju."


์ฌ์ฃผ์๋ง
"Ah... sayang sekali"


์ฌ์ฃผ์๋ง
"Kami membutuhkan karyawan paruh waktu di kafe kami."

์ด์ฌ์ฃผ
"Oh, Bu..!!"


์ฌ์ฃผ์๋ง
"Ugh... Baiklah, aku pergi dulu."


์ฌ์ฃผ์๋ง
"Aku sudah menyiapkan beberapa lauk, Yeoju."


์ฌ์ฃผ์๋ง
"Sampai jumpa lagi, teman tampan~"


์ต์น์ฒ
"Oke, selamat tinggal."

Setelah ibu Yeoju meninggalkan rumah Yeoju.

์ด์ฌ์ฃผ
"Ji-eun sedang mencuci piring sebentar."

์ด์ฌ์ฃผ
"Aku akan meninggalkan pakaian yang pas di depan kamar mandi."


์ด์ง์
"Ya, unnie haha"


์ต์น์ฒ
"Ck... wanita ini-"


์ต์น์ฒ
"Kamu bisa mengatakan yang sebenarnya kepada ibumu-"

์ด์ฌ์ฃผ
"Tidak mungkinโjika ibuku tahu kita tinggal bersama, dia akan pingsan."


์ต์น์ฒ
"Lalu, apakah kamu punya pacar?"

์ด์ฌ์ฃผ
"Aku bahkan tidak mengatakan itu..."


์ต์น์ฒ
"..."

์ด์ฌ์ฃผ
"..?"

์ด์ฌ์ฃผ
"Ada apa dengan ekspresi itu?"

์ด์ฌ์ฃผ
"Apakah kamu kesal...?"


์ต์น์ฒ
"..."


์ต์น์ฒ
"Apa yang kamu bicarakan? Apakah kamu marah?"


์ต์น์ฒ
"Kamu tidak marah?"

์ด์ฌ์ฃผ
"Menurutku ini agak aneh?"


์ต์น์ฒ
"Oh, aku tidak tahu, aku ada rencana dengan seorang teman hari ini."

์ด์ฌ์ฃผ
"Apa? Kami tidak pernah mengatakan hal seperti itu!"


์ด์ง์
"Hmm..?"


์ด์ง์
"Apa yang sedang kamu lakukan..?"

์ด์ฌ์ฃผ
"Ya, tidak..."


์ด์ง์
"Tapi sebenarnya, apa sih kedua hal itu?"


์ด์ง์
"Kamu bercanda?"

์ด์ฌ์ฃผ
"Oh tidak.."


์ต์น์ฒ
"Oh, aku akan membelinya"

์ด์ฌ์ฃผ
"..!"

์ด์ฌ์ฃผ
"Hai-"

keping hoki


์ต์น์ฒ
"Apa~?"


์ต์น์ฒ
"Apa?"

์ด์ฌ์ฃผ
"Ya! Kamu Choi Seung-cheol!!"


์ต์น์ฒ
"Choi Seungch..!!"


์ต์น์ฒ
"Ha... Aku benar-benar akan pergi."

์ด์ฌ์ฃผ
"Masuklah dengan cepat!"


์ต์น์ฒ
"tidak apa-apa-"

Mendering-


์ต์น์ฒ
"Aku sudah keluar sekarang, tapi aku tidak punya tempat tujuan..."

๐-


์ต์น์ฒ
"..?"

Pengirim: Yeoju


์ต์น์ฒ
"Halo..?"

์ด์ฌ์ฃผ
"Oppa...kau di mana...?"


์ต์น์ฒ
"Ck... Tadi kau bilang tidak apa-apa..."

์ด์ฌ์ฃผ
"Maaf...di luar dingin...cepat masuklah..."

์ด์ฌ์ฃผ
"Ini semua salahku..."

์ด์ฌ์ฃผ
"Udara lebih dingin di malam hari... Aku akan menjemputmu..."


์ต์น์ฒ
"Hei, tunggu sebentar..."

Berdebar-

Mendering-

์ด์ฌ์ฃผ
"Eh...?"

์ด์ฌ์ฃผ
"Apa.."

์ด์ฌ์ฃผ
"Kamu pergi ke mana...?"


์ต์น์ฒ
"..maaf..haha"


์ต์น์ฒ
"Tidak... aku memang keluar, tapi... aku tidak punya tempat tujuan..."

์ด์ฌ์ฃผ
"Astaga... siapa yang mengatakan itu..."

์ด์ฌ์ฃผ
"Aku khawatir..."


์ต์น์ฒ
"Maaf... hehe"


์ต์น์ฒ
"Ah... dingin sekali. Ayo cepat masuk."

Seungcheol memasuki rumah sambil menggandeng tangan Yeoju.


๋ฌผ์๋พฐ
Ini tentang apa?


๋ฌผ์๋พฐ
Aku memang menulisnya, tapi... haha... ada sesuatu yang agak... haha


๋ฌผ์๋พฐ
Perkembangannya agak aneh...