Berpakaianlah seperti laki-laki dan pergilah ke sekolah menengah khusus laki-laki!

Episode 18: Aku Tak Bisa Melindunginya

์ตœํ•œ์†” image

์ตœํ•œ์†”

"Kurasa kita sebaiknya tidak pernah bertemu lagi"

๋ฌธ์ค€ํœ˜ image

๋ฌธ์ค€ํœ˜

"Jika kau ingin menontonnya, sebaiknya kau meminta maaf kepada Kim Yeo-ju sebelum pergi."

์„œ๋ช…ํ˜ธ image

์„œ๋ช…ํ˜ธ

"Jangan menyesalinya, bro."

์ตœ์Šน์ฒ  image

์ตœ์Šน์ฒ 

"Pilihlah dengan bijak"

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

"Sial, aku tidak tahu, aku akan menemui Kim Yeo-ju."

๊ถŒ์ˆœ์˜ image

๊ถŒ์ˆœ์˜

"Hei, ayo kita pergi bersama"

๋ถ€์Šน๊ด€ image

๋ถ€์Šน๊ด€

" saya juga "

์ตœํ•œ์†” image

์ตœํ•œ์†”

"Apa yang kamu lakukan? Aku sangat benci melihat wajah mereka."

๋ฌธ์ค€ํœ˜ image

๋ฌธ์ค€ํœ˜

"Bagaimana dengan kalian?"

๊ฐ•์Šฌ๊ธฐ image

๊ฐ•์Šฌ๊ธฐ

"Aku tidak akan pergi..."

ํ•˜์ง€์œค image

ํ•˜์ง€์œค

"Rumah Sakit Carat seharusnya ada di sana"

๊ฐ•์Šฌ๊ธฐ image

๊ฐ•์Šฌ๊ธฐ

"Pergi cepat"

Setengah dari Seventeen akan pergi

Kembali ke masa lalu bersama Min-gyu dan Yeo-ju.

๊น€์—ฌ์ฃผ image

๊น€์—ฌ์ฃผ

"Dokter!"

์˜์‚ฌ๋‹˜ image

์˜์‚ฌ๋‹˜

"Apakah kamu datang lagi?"

๊น€์—ฌ์ฃผ image

๊น€์—ฌ์ฃผ

"Tidak, bukan saya"

๊น€๋ฏผ๊ทœ image

๊น€๋ฏผ๊ทœ

" Halo "

์˜์‚ฌ๋‹˜ image

์˜์‚ฌ๋‹˜

"Eh... kondisinya agak serius."

์˜์‚ฌ๋‹˜ image

์˜์‚ฌ๋‹˜

"Mari kita langsung ke operasi."

์˜์‚ฌ๋‹˜ image

์˜์‚ฌ๋‹˜

"Anda, Nyonya, kenakan ini."

๊น€์—ฌ์ฃผ image

๊น€์—ฌ์ฃผ

"..."

Jadi, keduanya menjauh dari tokoh protagonis wanita.

๊น€์—ฌ์ฃผ image

๊น€์—ฌ์ฃผ

"Ha...aku tak bisa melindungimu lagi."

Air mata mengalir di pipiku dan jatuh.

๊น€์—ฌ์ฃผ image

๊น€์—ฌ์ฃผ

'Kim Yeo-ju...kamu menjadi lebih lemah'

๊น€์—ฌ์ฃผ image

๊น€์—ฌ์ฃผ

Meskipun aku berusaha menahannya, air mataku tak kunjung berhenti.

๊น€์—ฌ์ฃผ image

๊น€์—ฌ์ฃผ

Mengapa?

๊น€์—ฌ์ฃผ image

๊น€์—ฌ์ฃผ

Karena selalu kamilah yang dirugikan.

๊น€์—ฌ์ฃผ image

๊น€์—ฌ์ฃผ

Orang-orang yang menyakiti saya telah menyakiti Kim Min-gyu lebih parah lagi.

๊น€์—ฌ์ฃผ image

๊น€์—ฌ์ฃผ

Karena aku tidak bisa melindungimu saat itu.

๊น€์—ฌ์ฃผ image

๊น€์—ฌ์ฃผ

"Hah... uh..."

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

"..."

Jihoon mendekati Yeoju dengan tenang dan memeluknya.

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

"Jika kamu ingin menangis, menangislah."

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

"Jika kamu menahan air matamu, kamu akan jatuh sakit."

๊น€์—ฌ์ฃผ image

๊น€์—ฌ์ฃผ

"Menghela napas...terisak"

.

๊น€์—ฌ์ฃผ image

๊น€์—ฌ์ฃผ

"Terima kasih... Maafkan saya"

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

"Tidak apa-apa, anak-anak akan segera datang."

๋ฌธ์ค€ํœ˜ image

๋ฌธ์ค€ํœ˜

"Aku di sini"

์ตœํ•œ์†” image

์ตœํ•œ์†”

"Bagaimana dengan Min-gyu?"

๋ถ€์Šน๊ด€ image

๋ถ€์Šน๊ด€

"Mengapa kamu tidak melakukan tes?"

๊น€์—ฌ์ฃผ image

๊น€์—ฌ์ฃผ

"Min-gyu... ruang operasi"

๊น€์—ฌ์ฃผ image

๊น€์—ฌ์ฃผ

"Aku ini apa..."

๊ถŒ์ˆœ์˜ image

๊ถŒ์ˆœ์˜

" Menerima "

๊ถŒ์ˆœ์˜ image

๊ถŒ์ˆœ์˜

"Ini menyakitkan"

๊น€์—ฌ์ฃผ image

๊น€์—ฌ์ฃผ

"Aku akan mengecek kondisi Min-gyu nanti."

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

"Kamu tidak tahu kapan itu akan keluar?"

๊น€์—ฌ์ฃผ image

๊น€์—ฌ์ฃผ

"Ah...mereka bilang tidak apa-apa karena lukanya tidak dalam atau besar."

๊น€์—ฌ์ฃผ image

๊น€์—ฌ์ฃผ

"Tapi bagaimana dengan anak-anak lainnya?"

๋ฌธ์ค€ํœ˜ image

๋ฌธ์ค€ํœ˜

"Nayeowoo dan Yeodowoo"

๋ถ€์Šน๊ด€ image

๋ถ€์Šน๊ด€

"Kalau begitu..."

???

"Hah...hah?"

๊ถŒ์ˆœ์˜ image

๊ถŒ์ˆœ์˜

" ??? "

๋ถ€์Šน๊ด€ image

๋ถ€์Šน๊ด€

" ??? "

์ตœํ•œ์†” image

์ตœํ•œ์†”

" ??? "

๋ฌธ์ค€ํœ˜ image

๋ฌธ์ค€ํœ˜

" ??? "

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

" ??? "

๊น€์—ฌ์ฃผ image

๊น€์—ฌ์ฃผ

"Hah? Park Woojin?"

๋ฐ•์šฐ์ง„ image

๋ฐ•์šฐ์ง„

"Wow - kupikir itu benar, dan memang benar"

๊น€์—ฌ์ฃผ image

๊น€์—ฌ์ฃผ

"Mengapa kamu tidak menghubungiku?"

๋ฐ•์šฐ์ง„ image

๋ฐ•์šฐ์ง„

"Saya sedang sibuk"

๋ฐ•์šฐ์ง„ image

๋ฐ•์šฐ์ง„

" tertawa terbahak-bahak "

๋ฐ•์šฐ์ง„ image

๋ฐ•์šฐ์ง„

"Tapi bagaimana dengan orang-orang ini?"

๊น€์—ฌ์ฃผ image

๊น€์—ฌ์ฃผ

"Oh, teman-teman dan junior"

๋ฐ•์šฐ์ง„ image

๋ฐ•์šฐ์ง„

"Apakah kamu terluka lagi?"

๊น€์—ฌ์ฃผ image

๊น€์—ฌ์ฃผ

"Tidak, bukan saya"

๋ฐ•์šฐ์ง„ image

๋ฐ•์šฐ์ง„

"Hmm~"

๋ฐ•์šฐ์ง„ image

๋ฐ•์šฐ์ง„

"Baiklah, aku akan pergi"

๊น€์—ฌ์ฃผ image

๊น€์—ฌ์ฃผ

"Hubungi saya"

๋ฐ•์šฐ์ง„ image

๋ฐ•์šฐ์ง„

"Ya, kalau kamu nggak mau bikin adikmu menangis, ya cuci muka dulu."

๊น€์—ฌ์ฃผ image

๊น€์—ฌ์ฃผ

"Kamu cepat tanggap lagi."

Woojin akan pergi

๊น€์—ฌ์ฃผ image

๊น€์—ฌ์ฃผ

"Ah...temanku"

๋ฌธ์ค€ํœ˜ image

๋ฌธ์ค€ํœ˜

"Tapi kamu...tidak"

๊น€์—ฌ์ฃผ image

๊น€์—ฌ์ฃผ

" Mengapa?? "

์˜์‚ฌ๋‹˜ image

์˜์‚ฌ๋‹˜

"Pergi ke kamar 503"

๊น€์—ฌ์ฃผ image

๊น€์—ฌ์ฃผ

"Eh...?"

Jadi mereka berlari ke kamar 503.

Bang!

๊น€์—ฌ์ฃผ image

๊น€์—ฌ์ฃผ

"Tidak... sungguh"

Min-gyu berbaring di tempat tidur dan masih tidak bisa bangun.

๊ถŒ์ˆœ์˜ image

๊ถŒ์ˆœ์˜

"Efek anestesinya... pasti sudah agak hilang."

๋ฌธ์ค€ํœ˜ image

๋ฌธ์ค€ํœ˜

"Sebentar lagi..."

๋ฌธ์ค€ํœ˜ image

๋ฌธ์ค€ํœ˜

"Itu akan terjadi"

bang

์˜์‚ฌ๋‹˜ image

์˜์‚ฌ๋‹˜

"Luka itu lebih dalam dari yang kukira... Sungguh menakjubkan bagaimana aku bisa bertahan."

์˜์‚ฌ๋‹˜ image

์˜์‚ฌ๋‹˜

"...akan terjadi"

์˜์‚ฌ๋‹˜ image

์˜์‚ฌ๋‹˜

"Itu akan menjadi pilihan Min-gyu."

์˜์‚ฌ๋‹˜ image

์˜์‚ฌ๋‹˜

"Hal itu bisa terjadi hari ini atau paling cepat besok."

๊น€์—ฌ์ฃผ image

๊น€์—ฌ์ฃผ

"Ah..."

๊น€์—ฌ์ฃผ image

๊น€์—ฌ์ฃผ

"Kalau aku terlambat... ugh.."

Air mata panas mengalir dari mata sang tokoh utama wanita.

Apakah itu karena mereka adalah keluarga yang sangat berharga?

๋ถ€์Šน๊ด€ image

๋ถ€์Šน๊ด€

"Eh..eh..?"

์ตœํ•œ์†” image

์ตœํ•œ์†”

"Kim Yeo-ju..."

์˜์‚ฌ๋‹˜ image

์˜์‚ฌ๋‹˜

"Min-gyu... Kupikir aku sering mendengar tentang itu di suatu tempat."

์˜์‚ฌ๋‹˜ image

์˜์‚ฌ๋‹˜

"Jadi, dia adalah adik perempuan sang tokoh utama..."

๊ถŒ์ˆœ์˜ image

๊ถŒ์ˆœ์˜

"Kim Yeo-ju...Kim Min-gyu akan segera bangun."

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

"Kau tahu betapa kuatnya dia."

๊น€์—ฌ์ฃผ image

๊น€์—ฌ์ฃผ

"Yah...tetap saja... *menghela napas*"

๊น€์—ฌ์ฃผ image

๊น€์—ฌ์ฃผ

Tapi toh aku tetap tidur di rumah.

๊น€์—ฌ์ฃผ image

๊น€์—ฌ์ฃผ

Kim Min-gyu pasti memiliki kehidupan yang sulit...

๊น€์—ฌ์ฃผ image

๊น€์—ฌ์ฃผ

Karena kupikir aku tak bisa melindunginya