Tepat 3 detik

Bab 18. Perjalanan Matematika

๊น€์—ฐ์šฐ image

๊น€์—ฐ์šฐ

Oh, dingin sekali...

๊น€์—ฐ์šฐ image

๊น€์—ฐ์šฐ

Mengapa kita pergi jalan-jalan sekolah dalam cuaca seperti ini?

์œ ์•„ํ˜„ image

์œ ์•„ํ˜„

Aku hanya bahagia, tapi mengapa?

๊น€์—ฐ์šฐ image

๊น€์—ฐ์šฐ

Aku juga menyukainya...

๊น€์—ฐ์šฐ image

๊น€์—ฐ์šฐ

Mengapa kamu menunggu di taman bermain?

์œ ์•„ํ˜„ image

์œ ์•„ํ˜„

Oh, dingin sekali.

Aku pergi ke tempat duduk yang telah ditentukan guru dan duduk.

Seperti yang diharapkan, saya dipasangkan dengan Lee Ji-hoon, dan Lee Ji-hoon sudah ada di sana dan sedang duduk.

Dia menutupi wajahku dengan selimut.

Namun bagi Lee Ji-hoon, bahunya lebar dan dia tinggi.

Aku duduk dengan tenang.

Bus sudah berangkat.

Karena kursi tepat di depanku adalah kursi Yeonwoo, aku hanya menjulurkan wajahku dan memanggil Yeonwoo.

์œ ์•„ํ˜„ image

์œ ์•„ํ˜„

Yeonwoo,

๊น€์—ฐ์šฐ image

๊น€์—ฐ์šฐ

Ya, kenapa?

์œ ์•„ํ˜„ image

์œ ์•„ํ˜„

Apakah kamu punya air?

๊น€์—ฐ์šฐ image

๊น€์—ฐ์šฐ

Haruskah aku memberikannya padamu?

์œ ์•„ํ˜„ image

์œ ์•„ํ˜„

Ya, aku membawa air di tasku.

๊น€์—ฐ์šฐ image

๊น€์—ฐ์šฐ

Oke, saya mengerti.

Yeonwoo meminum air dan bersandar ke sandaran kursi.

Tepat ketika saya hendak tertidur, sesuatu yang berat menyentuh bahu saya.

Itu adalah kepala Lee Ji-hoon.

์œ ์•„ํ˜„ image

์œ ์•„ํ˜„

Hei, Lee Ji-hoon!

Selimut itu meluncur ke bawah.

์ „์›์šฐ image

์ „์›์šฐ

Ahhh...

Bukan Lee Ji-hoon, melainkan Wonwoo.

์œ ์•„ํ˜„ image

์œ ์•„ํ˜„

Mengapa di sini?

์ „์›์šฐ image

์ „์›์šฐ

Saya sudah mengubahnya.

์ „์›์šฐ image

์ „์›์šฐ

Kenapa? Kamu tidak suka?

์œ ์•„ํ˜„ image

์œ ์•„ํ˜„

Tidak, oke.

Wonwoo menatap wajahku sekali, lalu kembali meletakkan kepalanya di bahuku.

์œ ์•„ํ˜„ image

์œ ์•„ํ˜„

Apakah tenggorokanmu sakit?

์ „์›์šฐ image

์ „์›์šฐ

Ini menyakitkan.

์œ ์•„ํ˜„ image

์œ ์•„ํ˜„

Tapi kenapa...

Wonwoo mengangkat kepalanya dari bahuku.

Aku bukannya menyuruhmu untuk tidak mengharapkan apa pun.

์ „์›์šฐ image

์ „์›์šฐ

Ahyeon sangat menantikannya.

Wonwoo bergerak, mencoba meluruskan tempat duduknya.

Itu benar-benar sangat lucu.

๊น€์—ฐ์šฐ image

๊น€์—ฐ์šฐ

Apa maksudmu mengunjungi museum di hari pertama...?

์œ ์•„ํ˜„ image

์œ ์•„ํ˜„

Ya, aku sangat bosan.

๊น€์—ฐ์šฐ image

๊น€์—ฐ์šฐ

Tidak, sepertinya kamu tidak pernah punya waktu untuk merasa bosan.

Yeonwoo menatap Wonwoo, yang berdiri di sebelahnya dengan tangan bersilang.

๊น€์—ฐ์šฐ image

๊น€์—ฐ์šฐ

Ha... Aku jadi ragu apakah sebaiknya aku hidup sendiri karena itu menyedihkan.

์ „์›์šฐ image

์ „์›์šฐ

Ahyeon, ayo pergi.

๊น€์—ฐ์šฐ image

๊น€์—ฐ์šฐ

Dasar jalang, apakah kau meninggalkan temanmu?

์œ ์•„ํ˜„ image

์œ ์•„ํ˜„

Ah, haha...

์ „์›์šฐ image

์ „์›์šฐ

Ini membosankan, haruskah aku langsung ikut saja?

์œ ์•„ํ˜„ image

์œ ์•„ํ˜„

Dia bilang lain kali dia akan naik bus dan pergi makan.

์œ ์•„ํ˜„ image

์œ ์•„ํ˜„

Apakah saya harus duduk di bus?

์ „์›์šฐ image

์ „์›์šฐ

Saya rasa itu akan lebih baik.

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

Kalian di mana?

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

Dari situlah kamu berasal.

Aku tertangkap oleh Lee Ji-hoon saat hendak keluar.

์ „์›์šฐ image

์ „์›์šฐ

Aku bosan jadi aku mau naik bus dan beristirahat.

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

Kalau begitu, mari kita pergi bersama.

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

Bukankah begitu?

์ „์›์šฐ image

์ „์›์šฐ

Mengapa kamu menanyakan itu pada Ahyeon?

์ „์›์šฐ image

์ „์›์šฐ

Ah-hyeon, katakan tidak padaku.

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

Jika kamu bilang tidak, aku harus pergi dan membujuk guru.

์ „์›์šฐ image

์ „์›์šฐ

di bawah...

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

Mengapa kamu mendesah?

์ „์›์šฐ image

์ „์›์šฐ

Ah-hyeon, ayo kita pejamkan mata dan tidur saja.

์œ ์•„ํ˜„ image

์œ ์•„ํ˜„

Hah?

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

TIDAK.

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

Lalu bagaimana dengan saya?

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

Aku sangat bosan.

์ „์›์šฐ image

์ „์›์šฐ

Pergilah keluar dan ajak Moon Jun-hwi atau Kwon Soon-young untuk bermain bersamamu...

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

TIDAK.

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

Tujuan saya adalah untuk mengganggu Anda.

์ „์›์šฐ image

์ „์›์šฐ

Brengsek,

Wonwoo membuka matanya lebar-lebar dan menatapku.

์ „์›์šฐ image

์ „์›์šฐ

Oh, tidak, Ah-hyun.

์ „์›์šฐ image

์ „์›์šฐ

Saya salah bicara.

Tidak masalah...

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

Wow... Ini pertama kalinya aku melihat Jeon Won-woo seperti ini.

์ด์ง€ํ›ˆ image

์ด์ง€ํ›ˆ

Ini sangat mengejutkan, Wonwoo.

Wonwoo menatap tajam Lee Ji-hoon.

๋„๋Œ•์ด image

๋„๋Œ•์ด

Saya tidak punya apa pun untuk ditulis...

๋„๋Œ•์ด image

๋„๋Œ•์ด

Sepertinya aku harus melewatkan ini...๐Ÿ˜